Resep kebahagiaan

“Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.” Filipi 4: 12

Sungguh menarik bahwa di zaman modern ini orang tetap tertarik pada berbagai resep yang sudah ada sejak lama, seperti resep awet muda, resep umur panjang, resep keharmonisan rumah tangga, resep sukses dalam bisnis dan lain-lain. Dalam hal ini, resep hidup bahagia juga sering dibaca orang di berbagai media. Penulis resep bahagia bisa saja seorang psikolog, motivator, atau pemuka agama.

Memang pada umumnya kebahagiaan dimasukkan dalam hal yang abstrak, yang muncul dalam alam pikiran atau hati manusia. Para penulis itu pada umumnya setuju bahwa kesuksesan, kekayaan atau pun kesehatan belum tentu membawa kebahagiaan. Walaupun demikian, sering juga didengar dalam pengajaran orang-orang tertentu bahwa kesuksesan jasmani dan materiil adalah tanda kesuksesan rohani, dan dengan demikian kesuksesan dan materi adalah tanda kebahagiaan dalam hidup bersama Tuhan.

Hari Natal yang kita rayakan tiap tahun menunjukkan bahwa Yesus dilahirkan dalam suasana yang sangat sederhana, untuk tidak dikatakan miskin. Yesus juga dibesarkan dalam keluarga yang tidak berada, yang memperoleh nafkah dari usaha bertukang kayu. Yesus dan murid-muridNya pergi mengajarkan Firman dengan berjalan kaki di jalan yang berdebu dan kotor. Tetapi Yesus dan murid-muridNya berhasil, sukses, dalam mengabarkan jalan keselamatan. Yesus jugalah yang mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak dapat kita peroleh di dunia jika kita terpukau pada harta dan kesuksesan. Harta dan kesuksesan adalah sementara, karena itu pastilah bukan kunci maupun tanda kebahagiaan hidup dalam Tuhan.

“Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” Matius 6:?21

Resep kebahagiaan adalah resep rahasia orang yang benar-benar beriman. Mereka yang tidak mengenali cara hidup Yesus dan murid-muridNya, tidak akan mengetahuinya. Karena itu mereka mengejar kesuksesan, kekayaan, kemasyhuran dan sebagainya. Tetapi kepada mereka yang mengikut jejak Yesus, diberikanNya pengetahuan seperti apa yang ditulis Rasul Paulus dalam ayat Filipi 4: 12 diatas. Bagi Paulus, kunci kebahagiaan itu bukanlah hal yang rahasia: Yesuslah yang memberiNya kekuatan dalam keadaan apapun. Dalam keadaan apapun ia bisa merasa cukup, dan rasa cukup itulah yang merupakan rahasia hidup bahagia orang Kristen sejati di dunia ini.

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Filipi 4: 13

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s