Meniru kesuksesan Yesus

“Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.” 1 Yohanes 2: 15

Tidak dapat dipungkiri, Yesus adalah tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia modern. Sekalipun, perkembangan agama Kristen agak menurun di dunia Barat, hasil survei internet beberapa tahun yang lalu membuktikan bahwa orang tetap menempatkan Yesus sebagai orang yang paling penting di dunia. Mengapa begitu? Apakah Yesus bisa dibandingkan dengan orang-orang yang sukses seperti Bill Gates, pendiri Microsoft ? Bukankah Yesus adalah anak tukang kayu yang mengembara selama kurang lebih 3 tahun dengan hanya berjalan kaki dan bahkan tidak mempunyai rumah?

Mungkin ada yang berpendapat bahwa Yesus tidaklah bisa dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain. Perbandingan antara tokoh-tokoh sejarah dengan Yesus sepertinya tidak adil karena Yesus bukanlah manusia biasa. Lalu apa sebabnya Yesus dipandang sebagai tokoh sejarah yang paling populer? Kalau tokoh-tokoh lainnya adalah orang-orang yang sukses, berkuasa, pandai, kaya atau berpengaruh, apa yang membuat Yesus terkenal? Apakah Ia juga orang yang sukses?

Yesus adalah Anak Allah dan karena itu Ia adalah Tuhan; tetapi sewaktu ada di bumi, ia juga sepenuhnya manusia seperti kita. Yesus adalah orang yang sukses dalam hidupnya yang relatif singkat di dunia. Kesuksesan Yesus terletak pada ketaatanNya kepada Allah Bapa, dalam menjalani berbagai penderitaan sampai Ia disalibkan sebagai ganti dosa manusia. Kesuksesan Yesus inilah yang membuat begitu banyak orang yang merasa bahwa Yesus adalah tokoh yang sudah membawa pengaruh terbesar atas manusia di sepanjang sejarah dan karena itu banyak orang yang ingin tahu lebih banyak tentang Dia. Kesuksesan Yesus ini jugalah yang  mendatangkan penghargaan dari Allah Bapa yaitu kemuliaan tertinggi di surga.

Jika ukuran kesuksesan bagi Yesus adalah bagaimana Ia bisa taat kepada sang Bapa sehingga Ia dan Bapa adalah satu, agaknya mengherankan bahwa diantara pengikut Yesus di zaman ini masih ada yang berpendapat bahwa kesuksesan hidup mereka dapat dicapai dan diukur dengan mendapat kekayaan, kepandaian, kekuasaan dan bahkan keberhasilan anak-cucu! Dengan apa yang mereka peroleh di dunia, yang mereka anggap sebagai kesuksesan, mereka mengharapkan penghargaan dan pujian dari orang lain dan bukannya kasih dan penghargaan dari Allah.

Ayat diatas menunjukkan bahwa jika kita mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya, maka kasih akan Bapa tidak ada didalam kita. Ini menurut ukuran Yesus adalah kegagalan, seperti yang tertulis dalam Alkitab:

“Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.” 1 Yohanes 2: 16-17.

Pagi ini kita diingatkan bahwa dalam hidup di dunia, adalah penting bagi umat Kristen untuk bekerja keras, tetapi itu bukan dengan segala cara untuk memuaskan keinginan duniawi kita. Bukan untuk kepuasan diri dan mata kita sendiri, tetapi untuk memuliakan Tuhan. Mungkin juga dalam hidup kita ada berbagai tantangan, masalah dan penderitaan. Tetapi apapun yang terjadi, hidup kita tetap bisa dipakai untuk memuliakanTuhan karena itulah kesuksesan menurut ukuran Yesus.

“Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.” Roma 8: 17

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s