Penderitaan itu bisa dibanggakan

“Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.” 1 Petrus 4: 16

Seringkali kita mendengar bahwa hidup orang yang beriman adalah hidup yang diberkati Tuhan. Dari mimbar gereja sering dikumandangkan pesan bahwa Tuhan yang mengasihi anak-anakNya, akan juga memberikan berkatNya dengan berkelimpahan. Apa yang kita perlukan adalah iman yang kuat, dan dengan itu Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita di dunia. Betulkah?

Apa yang kita lihat sebagai kenyataan hidup adalah sebaliknya. Mereka yang hidupnya tidak baik seringkali terlihat jaya dan nyaman hidupnya, dan mereka yang berusaha hidup dalam kejujuran justru sering mengalami kekurangan dan penderitaan. Tambahan pula, dalam masyarakat yang semakin bersifat materialistik ini, orang cenderung lebih menghargai orang yang mampu. Lebih payah lagi, jika penderitaan di dunia itu bisa datang kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, mereka yang berduit kelihatannya lebih mudah untuk menghindarinya. Adakah keuntungan menjadi orang Kristen di dunia ini?

Ayat diatas jelas mengatakan bahwa sebagai orang Kristen kita tidak perlu merasa malu jika kita mengalami penderitaan. Itu jika penderitaan bukan terjadi karena kita berbuat jahat atau salah (1 Petrus 4: 15). Jadi, apapun yang terjadi atas diri kita, kita tidak perlu merasa tertekan, gundah ataupun merana.

Penderitaan bisa datang kepada orang percaya melalui beberapa sebab:

  • Dunia sudah jatuh dalam dosa, apa yang sekarang adalah cacat dan jahat.
  • Pengikut Tuhan sering dibenci oleh mereka yang membenci Tuhan.
  • Iblis ingin menghancurkan umat Tuhan dan gerejaNya.
  • Tuhan mendidik anak-anakNya untuk bisa lebih baik.
  • Pengikut Tuhan ingin mengikuti cara hidup Yesus di dunia dan menjadi seperti Dia yang sudah mati untuk mereka.

Pagi ini, jika kita bangun dan merasakan bahwa hidup kita berat, kita mungkin mengalami salah satu atau sebagian dari sebab diatas. Firman Tuhan mengatakan bahwa kita tidak perlu merasa malang; sebaliknya kita harus merasa bersyukur karena ada kesempatan bagi kita untuk menunjukkan iman kita kepada seisi dunia, bahwa dalam semua hal kita bisa merasakan penyertaan Kristus dan menyelami betapa besar kasihNya yang sudah menebus dosa kita. Lebih dari itu kita bisa berharap bahwa pada suatu saat kita akan mendapat kemuliaan di surga sebagai anak-anak Allah!

“Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.” Roma 8: 17

Satu pemikiran pada “Penderitaan itu bisa dibanggakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s