Doa yang sulit dilaksanakan

“…jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.” Matius 6: 10

Pernahkah anda berdoa Bapa Kami seorang diri? Doa Bapa Kami yang dikenal sebagai the Lord’s Prayer adalah doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, Tuhan kita atau our Lord, sebagai pedoman doa. Doa ini disebut sebagai Doa Bapa Kami karena dalam bahasa Latin, doa itu dikenal sebagai doa Pater Noster karena diawali dengan ucapan “Bapa kami yang di surga” atauPater noster, qui es in caelis”.

Doa Bapa Kami lebih sering diucapkan secara bersama oleh sekelompok orang karena secara tradisi dan historis, doa ini adalah doa yang dikenal oleh semua orang Kristen walaupun mempunyai beberapa versi. Bahkan, setiap kali parlemen di Australia memulai acaranya, semua anggota parlemen mendengar doa ini disebutkan dalam versi Protestan, sekalipun tidak semua orang ikut berdoa. Harus dimaklumi bahwa Australia tidak dapat digolongkan sebagai negara Kristen.

Walaupun Doa Bapa Kami sering diucapkan secara bersama di sebagian gereja, doa ini mungkin jarang diucapkan secara individual. Kurang dapat dimengerti apa sebabnya, doa yang berdasarkan Alkitab ini seakan dihindari oleh sebagian orang Kristen. Tetapi, jika kita meneliti beberapa bagian dari doa ini, memang ada kata-kata yang serasa sulit untuk diucapkan, yaitu mengenai kehendak Tuhan yang harus terjadi (Matius 6: 20) dan hal mengampuni orang lain (Matius 6: 12).

Hal yang kedua lebih mudah kita mengerti. Kita memang sering meminta ampun kepada Tuhan, tetapi sulit untuk mengampuni orang lain. Oleh karena itu, kita mungkin agak ragu untuk mengucapkan kata-kata itu, sekalipun kita tahu bahwa dalam Matius 6. 14 – 15 ada tertulis bahwa jika kita mengampuni kesalahan orang, Bapa kita yang di sorga akan mengampuni kita juga, tetapi jika kita tidak mengampuni orang, Bapa kita juga tidak akan mengampuni kesalahan kita.

Bagaimana dengan hal yang pertama, mengenai kehendak Tuhan yang harus terjadi dalam hidup kita? Inilah hal yang paling sulit dilakukan, karena adalah naluri manusia untuk berusaha menentukan apa yang harus terjadi dalam hidupnya. Tidak hanya dalam karir dan keluarga, tetapi juga dalam berbagai segi kehidupan yang lain, manusia berusaha untuk mencari keberhasilan dengan usaha sendiri. Tuhan hanya ditempatkan di latar bekakang saja, dengan tugas merestui apa yang mereka kerjakan. Bagi mereka, mengucapkan doa penyerahan kepada Tuhan tidaklah mudah.

Pagi ini, jika kita pergi ke gereja, itulah suatu bentuk ibadah kepada Tuhan yang mahakuasa. Ibadah yang benar merupakan pengakuan bahwa Ialah Tuhan yang patut dipuja, dan karena itu kehendakNyalah yang harus terjadi dalam hidup kita. Apapun yang terjadi dalam hidup kita, kita bisa berserah kepada Bapa yang mahakasih. Sekalipun kita tidak mengucapkan Doa Bapa Kami dengan mulut kita, hati kita harus mengakui kebesaranNya,

Satu pemikiran pada “Doa yang sulit dilaksanakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s