Makin lama makin kuat

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.” 2 Korintus 4: 16 – 17

Tahukah anda bahwa salah satu penyakit yang jarang disadari orang adalah osteoporosis? Osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi ini membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak. Osteoporosis umumnya baru diketahui setelah ditemukan retak pada tulang, setelah pasien mengalami jatuh ringan. Retak pada pergelangan tangan, tulang pinggul, dan tulang belakang adalah kasus yang paling banyak ditemui pada penderita osteoporosis.

Seiring dengan pertumbuhan badan, sejak lahir kepadatan tulang manusia ikut bertambah sampai umur 25 tahun. Dalam tahun-tahun berikutnya, kepadatan tulang manusia cenderung tidak berubah sampai mencapai umur 50 tahun. Setelah itu tulang manusia mulai turun kepadatannya dan tidak ada sesuatu yang bisa dikerjakan manusia untuk menghentikan proses penuaan ini selain memperlambat proses penurunan kepadatan tulang dengan diet sehat dan olahraga. Proses penuaan dan kematian memang tidak bisa dihindari siapa pun.

Menjadi tua bagi banyak orang adalah sebuah penderitaan karena kemampuan fisik yang menurun. Bagi yang masih tergolong muda, tidaklah mudah menghadapi kenyataan bahwa orangtua mereka yang dulunya kuat dan sehat dan sekarang mulai terlihat lemah dan membutuhkan pertolongan mereka untuk berbelanja atau melakukan aktivitas yang lain. Rasa sedih mungkin muncul di hati kita mengapa keadaan lahiriah orang yang kita cintai harus mengalami kemerosotan, tetapi kita mungkin harus bersyukur jika mereka bertambah tua tetapi tetap mempunyai rasa damai dan  syukur. Memang banyak orang tua yang mengerti the art of growing old gracefully. Mereka yang tahu hal ini  biasanya bisa menerima keadaan dan tetap dapat menemukan apa yang baik dalam hidupnya.

Memang, jika kesehatan jasmani itu penting, kesehatan rohani itu ternyata jauh lebih perlu terutama ketika tubuh sudah mulai melemah. Kebahagiaan ternyata tidak identik dengan tubuh yang tegap dan tampang yang memikat. Mereka yang merasa bahwa masa muda adalah masa yang terbaik bagi mereka mungkin tidak sepenuhnya keliru. Masa muda adalah masa yang terbaik jika mereka tidak dapat menemukan apa yang baik di masa tua. Masa muda adalah masa yang terbaik jika orang tidak pernah memikirkan bahwa dengan bertambahnya umur mereka harus bisa mengalami pertumbuhan rohani.

Dalam ayat di atas Paulus menulis bahwa ia tidak menjadi sedih sekalipun manusia lahiriahnya semakin merosot, sebab manusia batiniahnya diperbaharui setiap hari. Ia makin hari makin dekat dengan Tuhannya. Sekalipun sering ia mengalami penderitaan fisik, kemajuan dalam hal kerohanian membuat dia makin sadar bahwa ia makin dekat kepada kemuliaan yang dijanjikan Tuhan di surga. Ini jauh lebih besar dari penderitaannya di dunia. Dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini hanya sementara dan jauh lebih pendek dari hidup kekal yang ada di surga, Paulus tidak merasa bahwa hidup di dunia adalah sesuatu yang harus disesali atau diisi dengan keluh kesah.

Hari ini firman Tuhan mengajak kita untuk lebih  memusatkan perhatian kepada hidup kerohanian kita. Mempunyai hidup batiniah yang baik adalah mutlak diperlukan agar kita makin mengenal Tuhan yang sudah menyatakan diriNya kepada kita dan makin bisa mengerti akan kasihNya. Manusia lahiriah kita mungkin makin merosot, dan tantangan kehidupan mungkin membuat tubuh jasmani kita lemah, tetapi manusia batiniah kita haruslah tumbuh semakin kuat. Sekalipun banyak tantangan dalam hidup kita, iman kita akan semakin besar dalam persekutuan rohani kita  dengan Tuhan yang mahakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s