Tetap berbahagia sekalipun berdukacita

“Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.” Matius 5: 4

Aku percaya akan kasihMu

Anda ingin merasa berbahagia dalam hidup? Menurut kata orang, ada beberapa resepnya. Diantaranya: 

  • Kebahagiaan timbul dari kesuksesan.
  • Kebahagiaan bisa timbul dari rasa puas dan cukup.
  • Rasa bahagia bisa dirasakan karena keadaan keluarga yang baik.
  • Kebahagiaan muncul jika kita merasa bisa menolong orang lain, dll.

Sekalipun kita pada suatu saat bisa memperoleh kebahagiaan melalui hal-hal di atas, adalah kenyataan bahwa kebahagiaan adalah sulit untuk diperoleh, dan jika pun bisa diperoleh itu seringkali tidak langgeng. Buktinya? Baru saja kita memasuki tahun 2020 dengan segala optimisme, keadaan dunia tiba-tiba berubah dan membuat banyak orang berdukacita.

Dalam kenyataannya, setiap orang dalam hidup ini sering mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan, perlakuan orang lain yang kurang baik, kegagalan, atau rasa kurang puas dengan apa yang dialami dalam hidup. Rasa pahit yang timbul karena hal-hal ini seringkali meracuni hidup seseorang sehingga membuatnya kurang bisa melihat hidup dari segi positif. Tetapi, jika keadaan di sekitar kita memang nampak buruk, bagaimana kita bisa berbahagia? Salahkah kita jika kita merasa sedih?

Dalam Galatia 5: 22-23 dikatakan bahwa buah Roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Dalam menerima keputusan Tuhan atas hidup kita, kita harus bisa menghadapinya dengan sabar sekalipun itu merupakan hal yang sulit diterima. Ini lebih mudah dikatakan daripada dijalankan karena untuk menerima keputusan Tuhan, kita harus mengenal Tuhan dan sifatNya, agar kita bisa percaya akan maksud baikNya.

Manusia hanya dapat mengenal Tuhan karena Tuhan sendiri yang membuka hati dan pikiran mereka. Karena itu, untuk bisa menerima keputusan Tuhan dalam hidup ini, kita memerlukan bimbingan Roh Kudus. Roh Kudus inilah yang bisa memberi penghiburan, yang kita perlukan untuk bisa dengan rasa damai dan rendah hati mendengarkan suara Tuhan tentang apa arti hidup ini, mengapa sesuatu harus terjadi, dan apa yang masih dan harus bisa dilakukan untuk diri kita sendiri dan orang lain.

Hari ini kita harus sadar bahwa Tuhan kita adalah Mahakasih. Tuhan mempunyai rencana khusus untuk setiap umatNya. Dalam keadaan dunia yang serba kacau saat ini, sebagai orang beriman kita harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Dengan kerendahhatian, kita siap menerima bimbingan Tuhan untuk melangkah ke masa depan. Dengan keyakinan akan kasihNya kita akan dapat merasakan kebahagiaan karena tidak ada apa pun yang bisa memisahkan kita dari Dia.

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Roma 8: 38-39

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s