Tidak mungkin untuk tetap netral

“Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.” Matius 12: 30

Kemarin malam saya mendapat kesempatan untuk menonton pertandingan ice hockey di Rogers Arena, Vancouver. Tim Predators dari Amerika berhadapan dengan tim Canucks dari Vancouver. Untuk pertama kalinya saya menonton ice hockey, karena di Australia olahraga ini tidak populer. Pertandingan cukup ramai dan menarik; tetapi karena kedua tim bukanlah tim saya, saya bisa bertepuk tangan untuk tim mana saja jika mereka berhasil memasukkan goal (atau kemasukan goal!). Itulah enaknya kalau kita bisa netral, menonton tanpa harus mendukung satu tim.

Dalam ayat di atas Yesus mengatakan bahwa hanya ada dua tim di dunia ini. Tim Yesus dan tim si Jahat. Tiap orang yang tidak mengikut tim Yesus adalah pengikut si Jahat, iblis. Manusia tidak dapat bersikap netral karena ia harus menjadi pendukung satu tim. Jika seseorang tidak mau mendukung Yesus untuk memasyhurkan namaNya dan melebarkan kerajaanNya, ia sebenarnya mengacaukan kegiatan Tuhan dan menjadi musuhNya.

Tidak semua orang sadar bahwa dalam hidup rohani mereka harus secara total mendukung satu tim saja. Satu diantara dua tim yang ada. Yesus datang untuk membawa kabar baik, kabar keselamatan untuk semua orang; dan mereka yang tidak mau mendukung tim Yesus dapat digolongkan sebagai anggota tim yang lain, yang ingin menyaingi Yesus dan mengacau rencanaNya.

Ditengah dunia dengan segala daya tariknya, banyak orang yang ingin hanya menjadi penonton saja, dan karena itu tidak mau terikat pada satu tim. Dengan kebebasan mereka, terkadang mereka mendukung tim Yesus, tetapi mereka juga sering mengagumi tim-tim lain. Apalagi tim Yesus seakan kurang menarik perhatian dan kurang giat untuk berusaha untuk menang. Sebaliknya, tim lain seringkali terlihat lebih giat bekerja untuk menang dan lebih menarik penampilannya; mereka sepertinya mempunyai dedikasi dan disiplin kerja yang lebih baik dari tim Yesus.

Pagi ini kita harus menyadari bahwa tim Yesus adalah tim yang sudah menang, karena Yesus sudah mengalahkan maut dengan kebangkitanNya. Ia sudah menang dan karena itu semua pengikutNya tidak perlu bekerja dan berbuat sesuatu untuk memperoleh kemenangan. Semua pengikut tim Yesus sudah bisa berlari sambil mengucap syukur menuju ke podium dengan keyakinan bahwa mereka akan menerima mahkota kemenangan yang sudah tersedia. Masihkah kita ragu untuk menjadi anggota Tim Yesus sepenuhnya?

“Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” 2 Timotius 4: 8

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s