Terang Kristus menghilangkan kegelapan dosa manusia

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” Yohanes 8: 12

Di Australia, lampu bertenaga surya sekarang sangat populer. Dengan harga yang tidak terlalu mahal, lampu ini bisa menyala tanpa memerlukan tenaga listrik PLN. Dengan memakai lampu jenis LED yang bertenaga rendah, pemakaian solar power ini menjadi atraktif di beberapa negara bagian karena membutuhkan biaya yang lebih rendah dari lampu-lampu tradisional lainnya.

Dengan kemajuan teknologi, tenaga sinar matahari pada siang hari bisa disimpan dalam baterai untuk digunakan pada malam hari. Memang sinar matahari di Australia cukup konsisten. Lama sinar matahari dalam sehari berfluktuasi dengan musim, berkisar sekitar 7- 8 jam sehari di Brisbane (sebelah utara Australia), sedang di Melbourne yang berada di selatan berkisar antara 3-8 jam.

Sinar matahari adalah berkat Tuhan yang memungkinkan semua makhluk di dunia untuk hidup. Tanpa matahari yang diciptakan Tuhan, sebagian besar dari dunia akan mengalami musim dingin dan kegelapan sepanjang masa. Tuhan memang menciptakan matahari untuk mengusir kegelapan sehingga semua ciptaanNya bisa hidup menurut ritme kehidupan yang teratur. Dengan adanya terang, kegelapan bisa dihilangkan.

Bahwa terang adalah baik dan Tuhan adalah sumber terang, itu sudah dimengerti sejak zaman dulu. Pemazmur dalam Mazmur 27:1 memuji Tuhan sebagai terang dan keselamatannya. Dengan demikian orang Israel tentunya faham dengan konsep Tuhan sebagai terang dalam hidup mereka.

“…TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?”

Dengan demikian, ketika Yesus berkata dihadapan orang Farisi bahwa Ia adalah terang dunia, orang Farisi tentu mengerti bahwa Yesus mengklaim bahwa Ia adalah sumber kehidupan manusia. Tetapi mereka tidak dapat menerima pernyataan Yesus itu, karena bagi mereka Yesus adalah orang biasa, anak tukang kayu. Mereka tidak mengerti bahwa Yesus datang ke dunia sesuai dengan kehendak Allah Bapa. Ia datang sebagai terang untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan dosa. Jika Allah menciptakan terang untuk mengusir kegelapan, Ia mengaruniakan AnakNya untuk mengusir dosa manusia agar manusia bisa memperoleh kehidupan yang kekal.

Sayang sekali, dalam hidup ini seringkali manusia tidak sadar bahwa mereka hidup dalam kegelapan. Sebagian manusia malahan lebih menyukai kegelapan karena perbuatan-perbuatan mereka jahat (Yohanes 3: 19). Sekalipun mereka mungkin tahu bahwa ada banyak hal-hal yang tidak baik yang mereka lakukan, mereka akan tetap hidup dalam dosa jika mereka dengan sengaja mengabaikan suara Roh Kudus yang mengingatkan mereka akan dosa-dosa yang mereka perbuat.

Dengan dorongan Roh Kudus, manusia bisa menyadari bahwa mereka akan binasa karena tidak ada apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan diri mereka dari hukuman Tuhan. Hanya karena Yesus sudah datang sebagai terang dunia, kegelapan dosa bisa dihilangkan melalui pengampunan total dari Allah yang terjadi karena darah Kristus sudah tercurah bagi mereka yang mau percaya kepadaNya. Mereka yang sudah diselamatkan akan memakai terang Kristus untuk menjalani hidup baru yang senantiasa mengalami pembaharuan, hari demi hari dengan pertolongan Roh Kudus yang sudah diberikan kepada umatNya. Mereka melakukan apa yang benar, supaya menjadi nyata bahwa hidup mereka ada dalam Allah (Yohanes 3: 21).

Pagi ini, ayat diatas adalah panggilan untuk kita menyadari bahwa tanpa Yesus hidup kita akan tetap dalam kegelapan. Mungkin saja kita tidak merasa bahwa sudah lama kita mengabaikan terang Kristus yang dulu pernah datang ke dalam hidup kita ketika kita pertama kali menyatakan iman percaya kita. Mungkin sejak itu, terang api Roh Kudus mulai perlahan-lahan menjadi padam karena kita sering mengabaikanNya. Pagi ini kita diingatkan bahwa jika terang hidup itu tidak bertambah besat dalam hidup kita, besar kemungkinan bahwa terang itu akan mengecil dan kegelapan dalam hidup kita akan bertambah besar.  Saat ini adalah saat yang penting untuk kita sadari bahwa kita perlu untuk makin bisa mengikut Yesus dalam terangNya. Dengan memakai terang Kristus, kita akan bisa menghindari kegelapan dosa; dan dengan memancarkan terang Kristus, orang lain akan dapat ikut memuiliakan Dia yang sudah mengubah hidup kita.

“Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.” Yohanes 12: 46

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s