Kemuliaan Tuhan dapat kita lihat dalam iman

Jawab Yesus: “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?” Yohanes 11: 40

Dalam Yohanes 11: 1 – 44 diceritakan bahwa ada seorang yang bernama Lazarus yang sakit parah. Lazarus dan kedua saudaranya, Maria dan Marta, adalah orang-orang yang dikenal baik dan bahkan disayangi oleh Yesus. Yesus tahu bahwa Lazarus sakit, tetapi ia menunda kepergianNya ke Betania, kampung  dimana mereka tinggal. Ketika  Yesus datang, Lazarus sudah mati dan dikubur selama 4 hari. Walaupun demikian, Yesus memerintahkan agar batu penutup kubur dibuka. Atas permintaan itu, Marta menjawab dengan heran: “Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati” (ayat 39). Tetapi Yesus dalam ayat pembukaan diatas mengingatkan Marta bahwa jika ia percaya, ia akan melihat kemuliaan Tuhan. Memang, seperti kita bisa membacanya, Alkitab menulis bahwa Lazarus kemudian keluar dari kuburnya.

Kisah Lazarus ini adalah kisah yang sangat terkenal yang sering disampaikan dalam bentuk renungan pada upacara kematian orang Kristen. Seperti Lazarus yang dibangkitkan Yesus, orang Kristen yang sudah mati akan dibangkitkan kembali pada saatnya. Inilah yang memberi harapan bagi setiap orang yang percaya, bahwa karena Yesus sendiri sudah bangkit, mereka juga akan memperoleh kebangkitan yang serupa. Kebangkitan Lazarus adalah kebangkitan badani, tetapi orang Kristen yang mati akan mengalami kebangkitan dalam tubuh yang rohani.

“Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.” 1 Korintus 15: 44

Apa yang juga bisa kita simpulkan dari kisah kebangkitan Lazarus adalah kuasa Tuhan yang lebih besar dari kuasa maut. Dalam pikiran manusia, apa yang diperbuat Yesus adalah sesuatu yang tidak masuk akal. Secara kedokteran, tubuh manusia mengalami proses pembusukan segera setelah datangnya kematian. Lazarus bukan saja sudah mati, ia sudah busuk tubuhnya. Bagaimana Yesus bisa mengembalikan kehidupan pada tubuh yang sudah busuk menunjukkan bahwa Ia adalah Anak Allah yang diutus untuk turun ke dunia (ayat 42). Dengan kelambatan Yesus untuk pergi ke Betania yang disengajaNya, Yesus membuka kesempatan bagi orang-orang yang belum pernah melihat kemuliaan Tuhan untuk kemudian bisa memuji Tuhan karena bisa melihat bagaimana besarnya kuasaNya.

Kisah Lazarus sebenarnya bukan sekedar kisah orang mati yang dibangkitkan. Kisah Lazarus adalah kisah tentang kemuliaan Tuhan yang dinyatakan kepada manusia yang lemah dan mengalami penderitaan. Bahwa mereka yang menderita tetapi percaya kepada Tuhan akan menerima pertolongan Tuhan pada waktunya. Mungkin kita bisa membayangkan bahwa hidup kita seringkali adalah seperti tubuh Lazarus. Karena berbagai masalah dan penderitaan yang kita alami, seringkali kita merasa bahwa tidak ada apapun yang bisa dilakukan Tuhan untuk memperbaiki keadaan. Seandainya Tuhan muncul lebih awal, mungkin Ia bisa menolong, begitu mungkin kita berpikir. Tetapi karena sekarang nasi sudah menjadi bubur, apakah yang dapat dilakukanNya?

Kebangkitan Lazarus dari kematian adalah kebangkitan jasmani. Itu terjadi di dunia dan tubuh Lazarus yang bangkit bisa dilihat oleh mata dan diraba oleh tangan-tangan manusia disekelilingnya. Dengan demikian, Tuhan jelas berkuasa atas hukum alam, hukum jasmani yang seringkali membuat hidup sehari-hari kita menjadi berat. Betapa sering kita merasa bahwa Tuhan yang Roh hanyalah mau menguatkan rohani kita dan membimbing kita dalam iman bahwa pada suatu saat kita akan melihat kemuliaanNya di surga. Tetapi, dengan kebangkitan Lazarus, kita bisa melihat bahwa sebagaimana Yesus mengasihi Lazarus, Ia juga mengasihi kita selama kita hidup di dunia.  Sebagaimana Lazarus dibangkitkan agar mereka yang percaya bisa melihat kemuliaan Tuhan dan memuji Dia, Tuhan juga mau menolong kita dalam masalah apapun jika kita percaya dengan iman bahwa Tuhan sanggup melakukan apa saja yang sesuai dengan kehendakNya.

Pagi ini, apakah kita merasa bahwa hidup kita seperti Lazarus yang sudah dikubur selama empat hari? Apakah kita mengalami masalah yang besar, yang menurut pandangan manusia sudah merupakan masalah yang tidak bisa diatasi? Yesus berkata bahwa jika kita percaya kepadaNya, kita akan bisa melihat kuasa dan kemurahan Tuhan. Mungkin apa yang akan dikerjakan Tuhan adalah sesuatu yang tidak kita akan bisa mengerti, tetapi apapun yang terjadi pastilah akan membuat kita pada akhirnya mengakui bahwa Ialah Tuhan yang mahakuasa dan mahakasih  yang patut dimuliakan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s