Bermegah dalam Tuhan

“Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.” Yeremia 9: 23 – 24

Beberapa hari yang lalu saya membaca berita bahwa sebuah mobil 16 silinder Bugatti La Voiture Noire terjual dengan harga 26 juta dollar Australia. Mobil ini hanya satu-satunya yang diproduksi khusus untuk merayakan ulang tahun ke 110 dari pabrik mobil Bugatti di Prancis.  Siapakah orang kaya yang membelinya? Tidak ada yang tahu. Tetapi jelas bahwa si pembeli adalah orang super kaya yang suka mengendarai mobil mahal. Memang bukan saja di Indonesia, ada banyak orang yang kaya raya di dunia yang mempunyai hobi untuk mengumpulkan mobil mewah, karena mobil melambangkan prestise pemiliknya.

Kalau mobil mewah dapat memberi kebanggaan kepada pemiliknya, rumah mewah atau kapal pesiar yang dimiliki sesorang juga bisa membuat orang kagum. Begitu juga, orang yang nampaknya pandai, bijaksana atau saleh bisa merasa bangga atas perhatian dan rasa hormat yang diberikan orang lain. Bagaimana pula dengan orang yang kuat, seperti atlit atau olahragawan? Atau mereka yang dikenal sebagai aktris atau penyanyi jempolan? Internet penuh dengan foto-foto dan berita-berita tentang mereka. Orang-orang yang sedemikian tentu bisa bangga atas apa yang sudah dicapainya.

Sebenarnya, rasa bangga yang sepantasnya mungkin tidaklah salah. Rasa bangga belum tentu sama dengan rasa sombong, walaupun dalam bahasa Inggris kata proud dipakai untuk keduanya. Rasa bangga atas apa yang baik dan yang diutarakan dengan maksud yang baik tentunya bukanlah tindakan yang keliru. Masalahnya orang sering tidak tahu apa yang baik untuk dibanggakan dan bagaimana mengutarakan rasa bangga kita dengan cara yang baik. Apa yang kita lihat sebagai hal/barang yang baik seringkali adalah barang yang hanya terlihat baik untuk sementara waktu. Apa yang baik untuk seseorang belum tentu baik untuk orang lain atau Tuhan.  Selain itu, kebanggaan yang sering kita lihat seringkali justru membawa masalah bagi pemiliknya.

“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?” Lukas 9: 25

Untuk kita orang Kristen, adakah yang bisa kita banggakan? Banyak orang Kristen yang bangga atas gereja mereka, atau pendeta mereka yang bisa menarik banyak jemaat. Mungkin juga ada orang Kristen yang bangga atas sistimatik teologi atau segala tata cara kerohanian yang mereka punyai. Selain itu, gedung gereja yang megah dan mewah mungkin juga memberi kebanggaan tersendiri kepada jemaat. Walaupun demikian, ayat pembukaan diatas mengatakan bahwa Tuhan tidak menyukai kebanggaan yang sedemikian. Tuhan berkata bahwa umatnya lebih baik bermegah karena mereka memahami dan mengenal Dia sebagai Tuhan yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran untuk semua orang di bumi.

Pagi ini, hanya Tuhan yang bisa melihat apa yang ada dalam hati kita. Hanya Tuhan yang bisa melihat apa yang sebenarnya kita banggakan dalam hidup ini. Mungkin saja Tuhan melihat bahwa kita sudah mengenal Dia sebagai Tuhan, dan kita mempunyai rasa hormat dan takut kepadaNya. Kita sudah percaya bahwa Tuhan adalah Tuhan yang mahakuasa dan mahasuci, dan kebenaranNya adalah kekal. Karena itu kita berusaha untuk hidup menurut apa yang sesuai dengan firmanNya. Kita tahu bahwa Tuhan adalah mahaadil dan mahabijaksana, dan karena itu kita mau mencari kehendakNya. Selain itu kita juga percaya bahwa sekalipun Tuhan itu mahakuasa, Ia adalah Tuhan yang mahakasih yang sudah mengirimkan AnakNya ke dunia agar barangsiapa yang percaya kepadaNya dapat memperoleh hidup yang kekal. Bukankah Tuhan kita adalah Tuhan yang baik dan yang patut kita puji? Bukankah kita dengan sepatutnya harus mengasihi Dia yang sudah lebih dulu mengasihi kita? Biarlah kita hanya bermegah untuk kemuliaanNya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s