Bukan cinta buta

“Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.” 1 Petrus 1: 8 – 9

Apa arti kata cinta buta? Cinta buta mungkin bisa diartikan sebagai rasa cinta yang tidak berdasarkan alasan yang bisa diterima akal sehat. Selain itu, kejadian dimana seseorang jatuh cinta kepada orang lain yang tidak benar-benar dikenal, dalam pandangan umum mungkin adalah sesuatu yang menunjukkan bahwa cinta itu buta. Love is blind.

Banyak orang yang berpendapat bahwa cinta itu pada umumnya seharusnya tidak buta dan manusia yang jatuh cinta tidak seharusnya membabi-buta. Memang jika dua insan bisa jatuh cinta tanpa mengenal dan mengetahui sifat masing-masing, itu tentunya membawa resiko. Dan orang yang tahu bahwa orang yang disenanginya adalah buruk sifatnya tetapi tetap bertekad untuk hidup dengan orang itu, tentunya adalah orang yang buta pikirannya.

Bagi orang yang melihat umat Kristen yang mengaku Yesus sebagai Juruselamat mereka dan mengasihi Dia dengan sepenuh hati, mungkin ada juga perasaan bahwa cinta umat Kristen adalah buta. Bagaimana mungkin mereka mengasihi seseorang yang tidak pernah dijumpai? Bukankah Yesus hanya ada dalam Alkitab? Mungkin umat Kristen adalah orang-orang yang bodoh!

Dari ayat diatas kita bisa mengetahui bahwa kasih kita kepada Yesus adalah karena Ia sudah memungkinkan kita untuk menerima keselamatan. Yesus sudah lebih dulu mengasihi kita, dengan mau mati berkurban untuk menebus dosa manusia. Tidak ada orang yang bisa menjamin keselamatan kita selain Yesus, Anak Tunggal Allah. Karena itu sekalipun kita belum pernah melihat Dia, kita sudah bisa merasakan kehadiranNya dalam hidup kita.

Pagi ini, kita bisa merenungkan keadaan disekitar kita. Adakah orang atau oknum yang bisa menjanjikan keselamatan untuk manusia? Adakah orang yang pernah memastikan bahwa di surga ada banyak tempat kediaman untuk orang percaya? Semua tokoh agama di dunia mengharuskan manusia untuk mencapai surga dengan usaha sendiri. Apa itu mungkin dilakukan?

Dengan usaha sendiri, manusia tidak akan dapat memenuhi standar kesucian Tuhan. Menurut Tuhan semua manusia sudah berdosa dan hidup mereka seharusnya berakhir di neraka. Hanya Yesus yang sanggup memberi kita keselamatan, dan hidup kekal karena Ia adalah Tuhan sendiri. Karena itu, tidaklah mengherankan bahwa orang Kristen bisa merasakan sukacita yang luar biasa dalam hidup mereka. Roh Kudus yang ada dalam hati kita sudah membuka mata rohani kita sehingga kita yang dulunya buta, sekarang bisa melihat kasihNya.

Amazing Grace, How sweet the sound

That saved a wretch like me

I once was lost, but now am found

T’was blind but now I see

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s