Hanya Tuhan yang bisa berjalan di atas air

Dan ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang mendapatkan mereka, sedang laut bergelora karena angin kencang. Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka.Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Aku ini, jangan takut!” Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui. Yohanes 6: 16 -21

Mukjizat Yesus berjalan di atas air, dicatat dalam tiga Injil (Matius 14: 22–36; Markus 6: 45–56; Yohanes 6: 16–21). Ceritanya terungkap di Laut Galilea atau Danau Tiberias, yang terletak di bagian bawah lembah Yordan di pegunungan yang menjulang hingga 4.000 kaki di atas permukaan laut. Danau itu sendiri berada 700 kaki di bawah Laut Mediterania. Salah satu aspek yang lebih penting dari laut ini adalah seringnya badai yang tiba-tiba datang. Badai ini disebabkan oleh udara dingin yang mengalir deras dari pegunungan yang mengelilinginya dan bertabrakan dengan udara hangat dan lembab yang naik dari permukaan air itu sendiri.

Ketika itu hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu dan menyeberang ke Kapernaum. Meskipun mereka hanya melakukan perjalanan jarak pendek, badai itu begitu dahsyat sehingga, meskipun mereka telah berupaya keras untuk mengendalikan perahu mereka, badai telah membuat mereka terhanyut ke tengah-tengah laut. Setelah mendayung selama berjam-jam, mereka benar-benar kelelahan.

Markus memberi tahu kita bahwa, ketika para murid melihat Yesus berjalan di danau, mereka mengira Dia adalah hantu. Mereka berteriak, karena mereka semua melihat Dia dan ketakutan (Markus 6: 48–50). Dan ini membawa poin penting dari keajaiban ini. Yesus selalu datang kepada kita dalam badai kehidupan. Tuhan mungkin tidak datang pada saat kita berpikir Dia harus datang, karena Dia tahu kapan kita paling membutuhkan Dia.

Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau,atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan…” Yesaya 43:2

Yesus telah menunggu sampai perahu itu berada sejauh mungkin dari darat, ketika semua harapan mereka hilang. Jelas, Yesus sedang menguji iman para murid, dan ini berarti menyingkirkan setiap penyangga jasmani yang dimiliki mereka. Mengapa Yesus berjalan di atas air? Untuk menunjukkan kepada para muridNya bahwa hal yang mereka takuti, laut yang mengamuk dan mendidih, hanyalah serangkaian langkah bagiNya untuk datang kepada mereka. Seringkali kita takut akan pengalaman hidup yang sulit seperti penyakit, kehilangan orang yang dicintai, dan kesulitan keuangan hanya untuk menemukan bahwa pengalaman ini dapat membawa Yesus lebih dekat kepada kita.

Mengapa mereka tidak mengenali Yesus? Jawabannya adalah karena mereka tidak mencari Dia. Seandainya mereka menunggu dengan iman, mereka akan langsung mengenal Dia. Sebaliknya, mereka melompat ke kesimpulan yang salah bahwa penampakanNya adalah seperti hantu. Ini mengingatkan kita bahwa ketakutan dan iman tidak bisa hidup bersama dalam hati, karena rasa takut seringkali membutakan mata kita akan kehadiran Tuhan.

Yesus membuktikan diriNya menguasai kekuatan alam, sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh Tuhan. Dia mengungkapkan kebenaran ini kepada para murid yang kemudian mengakui keilahianNya dengan pengakuan iman kepada Yesus sebagai Tuhan.

Saat ini, perjalanan kita untuk mengatasi badai Covid-19 masih panjang tetapi ini adalah kesempatan bagi kita untuk bertumbuh dalam iman kepada Tuhan. Adanya badai bukan berarti Tuhan mengabaikan atau bermaksud menghukum kita. Tuhan mungkin bermaksud agar kita dapat lebih beriman kepadaNya dan mau menyerahkan hidup kita sepenuhnya dalam bimbinganNya. Inilah yang bisa menjadi perubahan cara hidup (game changer) bagi setiap orang percaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s