Adakah jalan yang lebih baik untuk diselamatkan?

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” Yohanes 15: 16

Sebentar lagi hari Natal akan tiba. Hari Natal adalah hari libur terbesar di dunia sesudah tahun baru, tetapi hanya dirayakan oleh sekitar sepertiga penduduk dunia karena hari itu adalah hari besar umat Kristen. Memang di banyak negara di dunia, hari Natal tidak boleh atau dapat dirayakan secara resmi karena hampir semua penduduknya tidak beragama Kristen. Sebaliknya, banyak penduduk negara Barat yang merayakan hari Natal hanya sebagai tradisi dan bukannya karena mereka orang Kristen.

Ada berbagai sebab mengapa suatu negara bisa menjadi negara yang mayoritas penduduknya menganut kepercayaan Kristen menurut tradisi tertentu. Faktor politik, militer, sosial, ekonomi dan budaya seringkali menyebabkan penduduk setempat memilih ajaran Kristen dari aliran tertentu, biasanya setelah selang waktu yang cukup lama. Dengan memilih aliran tertentu, mereka menyembah atau berbakti kepada Tuhan dengan cara-cara atau tradisi tertentu. Karena itu tidaklah mengherankan bahwa agama Kristen itu sendiri terbagi dalam banyak aliran, dan sebagian diantaranya tidak merayakan hari Natal karena dianggap hari raya pagan.

Ketaatan kepada ajaran tertentu menyebabkan manusia berusaha mempertahankan eksistensi kepercayaan mereka karena yakin bahwa pilihan mereka adalah yang paling cocok, paling baik atau paling benar diantara yang baik dan benar. Karena itu, tidak hanya sering terjadi pergesekan antar aliran, tetapi ada orang-orang Kristen yang berpindah aliran karena mereka berusaha memilih ajaran/tradisi yang terbaik menurut pikiran dan perasaan mereka. Tentu saja, dengan berkembangnya kebudayaan dan cara hidup manusia, selalu ada aliran baru yang muncul dengan menawarkan sesuatu yang lain dari apa yang dimiliki aliran-aliran yang ada. Mereka yang mengikut faham tertentu umumnya merasa bahwa mereka sudah memilih ajaran yang benar dan mungkin juga memilih Tuhan yang benar.

Dari ayat diatas, ternyata bahwa sebenarnya manusia tidak dapat memilih untuk mengikut Yesus. Yesuslah yang memilih siapa saja yang akan dijadikanNya sebagai orang beriman. Oleh sebab itu, kita yang sudah mengikut Yesus tidak boleh menyombongkan diri karena itu bukan hasil pemikiran atau perbuatan kita.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. “Efesus 2: 8-9

Kita tidak bisa menganggap pilihan Tuhan adalah setara dengan pilihan-pilihan manusia yang ada di dunia. Sudah tentu pilihan Tuhan adalah pilihan khusus yang benar dan menurut kehendakNya. Kita harus yakin bahwa siapapun yang dipilihNya akan mendapat kesempatan untuk menyambut panggilan Yesus.

“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.” Wahyu 3: 20

Pagi ini, jika kita merasakan bahwa kita mengenal siapa Yesus itu dan mengakui Dia sebagai Juruselamat kita, kita harus yakin bahwa itu adalah satu hal yang tidak mungkin salah karena Ialah yang sudah memungkinkannya. Biarlah kita selalu bersyukur untuk itu dan juga mau mendoakan mereka yang sudah dipanggilNya agar mereka tidak lagi mencari-cari jalan keselamatan dengan usaha sendiri. Semua usaha manusiawi itu pada akhirnya justru akan menjauhkan mereka dari iman yang benar.

“Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.” Roma 10: 10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s