Sulitnya menjala ikan

Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Matius 4: 19


Seorang pemancing yang bernama Leigh McNair minggu lalu berhasil menangkap ikan barramundi sepaanjang 106 cm di Northern Territory, Australia. Ikan barramundi atau kakap putih adalah ikan air tawar yang banyak dijumpai disungai-sungai di bagian utara benua Australia dan juga di Indonesia dan Papua.

Barramundi atau barra adalah salah satu ikan predator besar, tumbuh hingga mencapai bobot 60kg, tetapi yang sering tertangkap antara 1-3 kg bahkan kurang dari itu. Barramundi dapat tumbuh mencapai 180 cm dan mencapai usia kedewasaan ketika barramundi mencapai panjang sekitar 99 cm. Usia barramundi bisa mencapai 25 tahun.

Memang  menangkap ikan barra itu tidak terlalu mudah karena ikan itu kuat dan gesit sekali. Untuk menangkap ikan yang betul-betul besar lebih sulit lagi karena ikan yang seukuran itu hidupnya ekslusip. Jika Leigh bisa menangkap ikan yang sebesar itu, sepertinya ia lagi beruntung karena sudah berjam-jam ia tak kunjung mendapat ikan satupun di sungai yang banyak buayanya.  Herannya,  ikan sebesar itu akhirnya bisa ditemukan dan ditangkapnya dengan susah payah dalam kubangan air yang cuma seukuran 2×1 meter!


Bukannya mengajak murid-muridNya untuk menjala ikan, Tuhan Yesus mengajak mereka untuk menjala orang.  Membawa orang kepada pengenalan akan Tuhan. Seperti pemancing mencari ikan barra, mereka harus mau pergi ketempat- tempat yang manapun untuk bisa menangkap ikan yang besar. Tempat yang kadang tak terduga, tersembunyi dan banyak bahayanya.

Ikan besar, mereka yang sudah lama hidup dalam ketidak percayaan, tidak mudah untuk ditangkap. Mereka yang sibuk menikmati kekayaan, baik harta, kesuksesan ataupun kepandaian cenderung untuk puas dengan hidup mereka dan mengabaikan usaha kita untuk membawa mereka ke jalan keselamatan. Mereka yang hidupnya berhasil sering percaya bahwa tidak ada lagi yang harus dipikirkan. Yesus mengatakan bahwa orang semacam itu akan sukar untuk menerima karunia keselamatan.

“Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Matius 19: 24

Sebagai umatNya kita diajak Tuhan untuk tidak berputus asa untuk memberitakan kabar keselamatan dimanapun kita berada. Memang sering kita merasa bahwa usaha kita untuk menangkap manusia, terutama yang merasa diri mereka besar dan hebat, adalah sia-sia. Waktu sudah terbuang dan keringat kita bercucuran, namun sang ikan tetap berkubang dalam hidup lamanya. Sering kita bertanya-tanya: apakah mereka dapat ditangkap, dapat diselamatkan?

Tuhan Yesus menjawab:

“Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.” Matius 19: 26

Marilah kita tetap mau menjala manusia!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s