Ojo gampang gelo….

“Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” Matius 11: 6


Dalam hidup ini, tiap manusia pasti pernah kecewa. Kekecewaan adalah perasaan pahit yang terasa akibat kejadian yang tidak sesuai dengan harapan.  Ayat diatas menunjuk kepada sebagian manusia disekeliling Yesus yang merasa kecewa karena Yesus bukanlah seperti raja perkasa yang mereka harapkan..

Sebagai orang kristen, kita mungkin mengharapkan datangnya kebahagiaan dalam hidup. Kekecewaan bisa datang jika hal itu tidak terjadi.  Jika kemudian yang datang justru penderitaan, kekecewaan mungkin bertambah besar. Sering juga orang kristen kecewa karena perbuatan orang lain. Juga kekecewaan bisa terjadi kalau tidak ada jawaban Tuhan setelah berdoa sekian lama; seolah Tuhan tidur atau tak peduli. Dengan demikian, secara umum kekecewaan orang kristen bisa terjadi karena tiga hal: keadaan kita, manusia di sekeliling kita dan Tuhan.

Dibandingkan dengan hal-hal yang lain, kekecewaan adalah yang paling mudah diperoleh. Kekecewaan adalah sesuatu yang akan terjadi jika tidak diperangi. Iblis memang selalu berusaha membuat diri kita kecewa agar kita terpisah dari Tuhan. Mengapa begitu?

  1. Mereka  yang kecewa bisa kehilangan kepercayaan kepada Tuhan yang maha kasih dan maha bijaksana. Kekecewaan bisa mengkerdilkan dan bahkan membunuh iman.
  2. Mereka yang kecewa bisa tergoda untuk mencari alternatif tanpa memikirkan akibatnya: kepercayaan baru, gereja baru, istri atau suami baru, narkoba, miras dsb. 
  3. Kekecewaan bisa menyebabkan kepahitan yang melumpuhkam gairah hidup. Kekecewaan besar memang sesuatu yang paling efektif untuk menghancurkan hidup seseorang.
  4. Kekecewaaan juga adalah alat iblis untuk membuat orang bisa menghancurkan hidup orang lain dan hubungan dengan orang lain, terutama orang-orang terdekat.
  5. Kekecewaan sering menghapus ingatan akan apa yang baik di masa lalu. Itu bisa membuat kita ragu menghadapi masa depan karena trauma yang menghapus keberanian.
  6. Kekecewaan sering berakhir dengan kemarahan yang membuat manusia kurang bisa mengasihi Tuhan dan sesamanya. Rasa dingin dan apatis akan menguasai hidup manusia yang kecewa.
  7. Kekecewaan seringkali menghalangi umat kristen untuk menyadari kekeliruannya dan minta ampun akan hal yang salah.

Manusia seringkali sukar dan bahkan tidak dapat menghapus kekecewaan dengan usaha sendiri. Manusia memerlukan pertolongan dari Tuhan untuk kesadaran, pengampunan dan perubahan hidup. 

Ayat diatas mengingatkan kita bahwa apapun yang terjadi dalam hidup kita jangan sampai mudah membuat kita kecewa. Resiko kekecewaan itu terlalu besar jika kita tidak bisa menghindari dan menghapusnya dalam hidup kita. Tuhan kita tetap sama – Ia maha kasih dan maha bijaksana- dulu, sekarang dan selamanya.  Ojo gampang gelo!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s