Perlu check-up?

“Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.” Galatia 6: 4

Istilah “check-up” sekarang ini sudah dikenal mayarakat di Australia. Mereka yang sadar akan pentingnya kesehatan, pergi ke dokter secara berkala untuk pemeriksaan kesehatan. Mereka yang sehat dan umurnya dibawah 35 tahun biasanya check-up tiap 2-3 tahun. Mereka yang berumur 35-45 tahun dan sehat serta tidak punya resiko kesehatan, dianjurkan check-up dua tahun sekali. Untuk yang berumur diatas 45, pemeriksaan kesehatan sesuai dengan standar medis, harus dilakukan setidaknya setahun sekali. Walaupun check-up normal biasanya bebas biaya, masih banyak orang yang tidak mengacuhkan pentingnya pemeriksaan kesehatan ini. Mungkin karena merasa sehat atau sekedar malas, orang sering menunda-nunda. Karena itu seringkali orang dikejutkan oleh munculnya penyakit atau masalah kesehatan secara “tiba-tiba”.

Seperti manusia, mobil pun perlu perawatan berkala. Umumnya, setahun sekali check-up dilakukan di bingkil mobil, setidaknya untuk mengganti oli dan pemeriksaan rem dan ban sesuai dengan manual perawatan mobil yang ada. Berbeda dengan check-up kesehatan manusia, check-up mobil tidak gratis, dan karena itu banyak orang yang berusaha merawat sendiri mobil mereka, sebisanya, apalagi kalau mobil itu bukanlah baru. Padahal, semakin tua mobil itu, semakin banyak perawatan yang diperlukan. Akibatnya, seringkali mobil yang kurang terawat itu mengalami kerusakan di jalan. Kerusakan yang sebenarnya tidak terjadi secara “tiba-tiba”, tetapi secara berangsur-angsur dan bisa diduga.

Kalau badan manusia dan mobil memerlukan check-up secara teratur, kehidupan rohani kita pun memerlukan hal yang serupa. Ayat diatas menyatakan bahwa kita harus menguji, memeriksa hidup kita, agar kita dapat menyadari apakah hidup kita ini sudah dan masih berjalan sesuai dengan standar dan manual kesehatan rohani yaitu Firman Tuhan.

Adalah kenyataan bahwa banyak orang yang mengaku Kristen, yang dilahirkan dalam keluarga Kristen, atau hidup dalam lingkungan Kristen, tetapi tidak menyadari perlunya pemeriksaan kehidupan mereka. Ada banyak orang Kristen yang rajin ke gereja dan membaca Alkitab, tetapi tidak mau atau mampu memakai Firman Tuhan untuk menguji kehidupannya. Seringkali apa yang dibaca lebih mudah dihubungkan dengan kehidupan orang lain dan keadaan dunia daripada diterapkan dalam kehidupan sendiri. Seringkali orang yang sudah lama mengenal Yesus merasa bahwa kehidupan mereka berjalan dengan baik, sampai saat terjadinya goncangan dan godaan iman yang datang secara “tiba-tiba”.

Memang untuk bisa menguji dan memeriksa kesehatan jasmani atau pun rohani, kita memerlukan kesadaran diri sendiri bahwa sebagai manusia kita adalah lemah. Seperti penyakit jasmani yang bisa muncul karena berbagai sebab internal maupun eksternal, masalah rohani juga bisa muncul dari dalam dan dari luar. Dengan bertambahnya umur, masalah-masalah ini bukannya bertambah kecil, tetapi seringkali justru bertambah besar sekalipun kita kurang menyadarinya. Sering, karena terbuai dengan keadaan kita yang sekarang, kita lupa untuk tetap berjaga-jaga untuk menghadapi masa depan.

Pagi ini marilah kita berdoa kepada Tuhan agar membiarkan Roh Kudus untuk membimbing kita, agar kita bisa menyadari pentingnya “check-up” kehidupan iman kita – bukan setahun sekali – tetapi setiap hari. Hari demi hari kita harus bisa melihat, menguji dan menganalisa kehidupan kita sediri, tanpa membandingkannya dengan kehidupan orang lain, apakah kita tetap berjalan didalam terangNya.

“Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Efesus 5: 8-10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s