Apa cita-cita anda?

“Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.” Kolose 3: 1

Adakah yang anda inginkan untuk masa depan? Apa yang anda cita-citakan? Apakah pengharapan anda untuk anda dan keluarga? Pertanyaan sedemikian sangat umum karena setiap orang memang biasanya mempunyai keinginan tertentu untuk masa depan. Dengan bertambahnya umur, cita-cita itu mungkin berubah karena kesadaran bahwa ada tujuan hidup lain yang lebih baik atau lebih realistis.

Perjuangan untuk mencapai suatu yang berarti dalam hidup memang tidak mudah. Seringkali dalam hidup orang berusaha sekuat tenaga, tetapi apa yang diharapkan tidak kunjung datang sekalipun seluruh waktu, pikiran dan tenaga sudah dikurbankan.

Jika dipikir secara mendalam, setiap manusia dalam mengejar cita-citanya sebenarnya ingin menjadi orang yang layak menurut standar setempat. Tetapi, adakah orang yang bercita-cita untuk menjadi orang yang layak bagi Tuhannya?

Bagi orang Kristen semua orang sudah berdosa, dan karena itu orang hanya bisa menjadi layak bagi Tuhan karena darah Kristus yang sudah ditumpahkan di kayu salib. Sebab itu banyak orang Kristen yang secara sadar maupun tidak, merasa bahwa mereka tidak perlu lagi memikirkan hal menjadi anak Tuhan yang baik. Tuhan sudah menerima mereka sebagai mana adanya, itu saja yang mereka percaya.

Pagi ini kita membaca bahwa sebagai orang yang sudah diselamatkan, kita harus memikirkan bagaimana kita mempersiapkan diri untuk hidup bersama Kristus di surga. Jika kita selama ini sudah mengurbankan waktu dan hidup kita untuk mengejar cita-cita duniawi, bagaimana pula dengan cita-cita surgawi, yaitu untuk menjadi anak-anak Tuhan yang tidak bercela mulai saat ini juga?

“….supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia.” Filipi 2: 15

2 pemikiran pada “Apa cita-cita anda?

  1. Himpitan dunia dan sgla mcamnya itu mmang membuat mnusia lp ttg hakikatnya tercipta utk kmuliaan penciptanya, tp itulah mnusia. Manusia yg tlah jtuh di dunia yg brdosa.

    Trmksh utk renungan2 Anda, pak dosen. Gbu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s