Jika kita kehilangan semangat

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11: 28

Sesudah berlibur akhir pekan, tibalah hari Senin. Memang Tuhan maha kasih dan maha bijaksana ketika ia menetapkan hari Minggu sebagai hari untuk beristirahat dan untuk memuliakan Dia. Tidak dapat dibayangkan bagaimana rasanya jika orang harus bekerja tujuh hari seminggu terus menerus.

Walaupun hari Minggu dan bahkan Sabtu adalah hari libur di banyak negara, keluhan tentang rasa lelah dan bahkan depresi, sering muncul di zaman ini. Dengan majunya teknologi seharusnya berbagai fasilitas dan sarana makin banyak tersedia, tetapi hidup manusia ternyata tidak menjadi lebih mudah. Di kota besar, justru jumlah orang yang mengalami kesepian dan depresi justru menjadi makin banyak seperti layaknya sebuah epidemi.

Mengapa hidup di zaman modern ini masih juga terasa sulit dan makin berat? Jelas bukan karena kemajuan teknologi atau bertambah pandainya manusia. Kemajuan teknologi, ekonomi, pengobatan, transportasi dan lain-lain, tidak dapat menutupi kemunduran sifat manusia. Justru dengan kemajuan teknologi, makin banyak manusia yang merasa bahwa hidup mereka ada di tangan sendiri. Alkitab memang menulis bahwa hari-hari ini memang adalah masa yang sukar.

“Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.” 1 Timotius 3: 2-4

Hidup manusia terasa makin berat karena makin banyak orang yang tidak lagi tunduk kepada Tuhan, sehingga mereka tidak lagi memperoleh bimbingan dan kekuatan dari Tuhan. Lebih-lebih lagi, banyak pemimpin di dunia yang tidak lagi mengenal Tuhan dan hanya mengabdikan diri kepada uang dan kekuatan militer dan ekonomi, serta menggunakan pengaruh uang demi kesuksesan.

Pagi ini, jika kita merasa lelah dan berbeban berat, marilah kita meneliti hidup kita dalam semua seginya. Apa yang menjadi prioritas hidup kita seharusnya bisa membuat kita makin dekat kepada Tuhan. Jika hati dan pikiran kita selalu terikat kepada hal-hal duniawi, maka perlahan-lahan iman kita akan tergerus arus dosa sehingga tidak akan terasa lagi bahwa kita sudah menjauhi Tuhan sumber kekuatan kita. Dan oleh sebab itu, kita akan sering merasa lelah dan berbeban berat karena kita tidak mendapatkan kelegaan dari Tuhan. Marilah kita memasuki minggu yang baru dengan keyakinan bahwa jika kita selalu berjalan bersama Tuhan, ketenangan hidup pasti akan datang!

3 pemikiran pada “Jika kita kehilangan semangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s