Tuhan mencintai segala bangsa

“Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.” Kisah Para Rasul 15: 14

Kemarin adalah hari kedua saya di China. Perjalanan rombongan sebanyak 30 orang dengan bis melalui jalan pegunungan Sichuan yang berliku-liku sangat melelahkan. Dengan berkat perlindungan Tuhan kami sampai di hotel pada jam 9.30 malam.

Sepanjang perjalanan saya melihat kehidupan masyarakat di desa-desa, yang kebanyakan berciri agraris. Industri setempat yang banyak jumlahnya adalah industri pemecahan batu untuk dijadikan bahan bangunan.

Melihat adanya begitu banyak orang desa yang berlalu-lalang di tempat-tempat dimana bis kami sempat berhenti, mau tidak mau saya berpikir dalam- dalam. Apakah mereka ini adalah orang-orang yang sudah “ditakdirkan” Tuhan untuk tidak bisa ke surga?

Saya tidak percaya akan hal itu. Saya yakin bahwa James Hudson Taylor (21 Mei 1832 – 3 Juni 1905) pergi menginjil ke China dengan kepercayaan bahwa Yesus mencintai segala bangsa. Taylor menghabiskan 51 tahun di China, dan mampu berkhotbah dalam beberapa jenis bahasa setempat. Saya yakin bahwa Taylor paham akan ayat diatas, dimana Paulus mengulangi nasihat Simon bahwa Tuhan memilih bani Israel dari antara bangsa-bangsa, supaya semua orang lain yang mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah menjadi milikNya.

Pagi ini, firman Tuhan menyatakan bahwa kalau anda sudah menerima Yesus, itu bukan hanya agar anda bisa masuk ke surga. Tuhan memilih anda untuk menjadi anakNya bukan hanya untuk menyelamatkan anda saja. Memang jika kita tahu bahwa kita telah diselamatkan, kita berbahagia karena kita sudah menerima kasihNya. Tetapi, jika kita tidak peduli akan keselamatan orang lain, itu berarti kasih Tuhan tidak ada dalam diri kita. Tuhan menghendaki kita untuk menjadi orang-orang Kristen yang menunjukkan hidup baru kita kepada semua orang, kepada semua bangsa, agar mereka bisa memuliakan nama Tuhan seperti kita.

5 pemikiran pada “Tuhan mencintai segala bangsa

  1. Yup, Tuhan mencintai semua manusia. Setuju. Stuju jg dg ulasan2 yg Anda tulis d atas.

    Oya, sy mau bertanya, mngpa tdk smua mnusia diselamatkan jika dikaitkan dg kasihNya itu? Apakah kita hrs mengaitkannya dg kedaulatanNya dulu atau kshNya?

    Maaf bila pertanyaannya kliru. Mohon pencerahannya. Trmksh.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s