Kembalinya hidup lama, atau hidup baru yang tidak berkembang?

“Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.” 2 Petrus 2: 20

Sering orang bertanya mengapa menjadi Kristen begitu mudah jika dibandingkan dengan menjadi pengikut kepercayaan lain. Orang Kristen cukup mengaku percaya kepada Yesus dan keselamatan kemudian tersedia bagi mereka. Sungguh berbeda dengan mereka yang harus berusaha keras untuk berbuat baik seumur hidup untuk dapat memenuhi syarat kesucian Tuhan.

Mereka yang mengira bahwa keselamatan menurut ajaran Kristen adalah mudah, tentunya keliru. Sebab agar manusia bisa menerima keselamatan, anak Allah harus membayarnya dengan nyawaNya. Lebih dari itu, walau untuk bisa diselamatkan orang cukup untuk percaya kepada Yesus Kristus, kepercayaan atau iman itu tidak dapat dipisahkan dari perbuatan yang memuliakan Tuhan, sebab iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 2: 17).

Hal lain yang mungkin lebih sulit dimengerti adalah, seperti yang dikatakan ayat diatas, bahwa jika seseorang sudah mengenal Kristus dan telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, masih ada kemungkinan bahwa ia bisa terlibat lagi dalam hal-hal yang jahat di masa depan. Lebih lanjut dikatakan bahwa mereka yang setelah mengenal Kristus dan kemudian menjauhiNya, keadaan mereka akan lebih buruk dari pada yang semula. Dengan demikian, mereka yang sudah mengenal Kristus, tetapi dengan sengaja melibatkan diri dalam dosa-dosa lama dan menolak untuk menjalani hidup barunya, akan sulit untuk benar-benar menjadi pengikut Yesus.

Seringkali, kemunduran seseorang dari hidup barunya dan kembalinya hidup lama, tidak terjadi secara mendadak. Sedikit demi sedikit, perubahan terjadi dalam hidup seseorang sehingga akhirnya keadaannya menjadi lebih buruk dari mulanya. Jika pada mulanya ada kemauan untuk mengenal Tuhan dan menjadi lebih baik, dengan kembalinya dosa-dosa lama, adanya Tuhan mulai diabaikan dan akhirnya dilupakan.

Pagi ini, terlepas dari perdebatan teologis mengenai mungkin atau tidaknya keselamatan itu bisa hilang, ayat diatas menunjukkan bahwa jika kita mengaku pengikut Kristus tetapi hidup kita tidak menunjukkan perbaikan dalam hal usaha menghindari dosa dan kecemaran, perlulah kita memikirkan apakah kita benar-benar sudah menjadi muridNya. Biarlah tiap-tiap orang mau menguji dirinya!

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” 2 Korintus 5: 17

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s