Hidup ini seperti sebuah pertandingan

“Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.” 1 Korintus 9: 26

Sekarang ini lagi musim lari “fun run” di Indonesia dan banyak orang yang senang untuk berpartisipasi secara “rame-rame” dengan teman dan keluarga. Memang lari itu sehat dan berlari bersama ribuan orang itu membawa kenikmatan tersendiri. Saya pun sebenarnya seorang penggemar fun run, dan tiap tahun di Australia saya biasanya selalu ikut lomba lari half marathon, agar saya mendapat motivasi untuk berolahraga secara teratur.

Sungguh menarik jika kita melihat berbagai ragam orang yang ikut fun run itu. Ada orang-orang yang kelihatannya benar-benar serius dalam mempersiapkan diri, dan bahkan atlet profesional dari berbagai negara. Ada pula yang kelihatannya hanya ikut-ikutan dan memakai pakaian yang aneh dan lucu. Pada saat yang sama semua peserta diberangkatkan, untuk lari melalui jalan-jalan yang sama dan akhirnya memasuki garis finis pada waktu yang berlainan. Tetapi, sekitar 5-10% perserta biasanya tidak mencapai tujuannya karena faktor kesehatan atau kurangnya persiapan.

Pada waktu Rasul Paulus mengabarkan injil di Yunani, olahraga lari memang sangat populer. Begitu juga tinju. Memang, tiap dua tahun sekali atlet-atlet dari seluruh Yunani berkumpul di Korintus untuk bertanding atletik dalam pekan olahraga Isthmus atau Isthmian Games untuk menghormati dewa Poseidon. Dengan demikian, tidaklah mengherankan bahwa Paulus menggunakan ilustrasi pelari dan petinju untuk menggambarkan hidup orang Kristen.

Mengapa kehidupan orang Kristen dikaitkan dengan kehidupan atlet? Paulus menyebutkan bahwa hal yang penting untuk diperhatikan dalam olahraga adalah tujuan untuk seorang pelari, dan sasaran memukul untuk seorang petinju. Memang untuk memenangkan pertandingan lari, seorang atlet harus tahu kemana dan dimana ia harus berlari dan mempersiapkan diri untuk menghadapi medan yang ada, sedangkan seorang petinju harus memahami bagaimana ia harus menggunakan teknik tinjunya pada lawannya untuk mencapai sasaran.

Hidup orang Kristen adalah seperti hidup seorang atlet. Hidup yang tidak digunakan secara sembarangan, tetapi untuk memuliakan Tuhan. Hidup yang tidak disia-siakan, tetapi hidup untuk menghasilkan berbagai buah kebaikan. Hidup yang tidak dipusatkan pada kebahagiaan duniawi yang sementara, tetapi kepada kebahagiaan surgawi yang kekal.

Seperti seorang atlet, tidaklah mudah bagi orang Kristen untuk bisa mencapai tujuan hidupnya. Seperti seorang atlet, setidaknya ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk meraih kemenangan:

  • Tekad
  • Disiplin
  • Belajar
  • Bekerja
  • Menjadi makin baik

Memang semua hal itu tidak mudah dilakukan; karena itu banyak orang Kristen yang merasa cukup menjadi penonton dan bukan atlet. Mereka mungkin ke gereja, tetapi hanya sekedar kebiasaan. Mereka mungkin segan untuk membaca firman Tuhan; atau sekalipun hafal, mereka tidak atau jarang melaksanakannya. Hari demi hari berlalu, tetapi hidup kerohanian mereka tidak pernah berubah.

Seorang pengikut Kristus harus mempunyai tekad yang besar untuk tetap mengikut Dia dalam keadaan apapun. Ia bersedia untuk mendisplinkan diri, dan memilih untuk mau menjalankan perintah Tuhan setiap hari dan setiap saat. Ia mau mempelajari firman Tuhan dan mau belajar dari saudara-saudara seiman. Orang Kristen juga orang yang mau selalu bekerja mempraktikkan imannya untuk memuliakan Tuhan dan mengasihi sesamanya. Selain itu, orang Kristen selalu ingin untuk menjadi makin baik dan bersinar dalam segala segi kehidupan.

Pagi ini, panggilan untuk kita semua adalah panggilan untuk menjadi atlet-atlet Tuhan yang benar-benar mempunyai keinginan untuk mencapai kemenangan dalam pergulatan hidup di dunia. Maukah kita?

“Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.” 1 Korintus 9: 25

Satu pemikiran pada “Hidup ini seperti sebuah pertandingan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s