Lidah itu berbahaya

Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.” Yakobus 3: 7 – 8

Yakobus menulis bahwa lidah adalah bagian tubuh yang kecil tapi mempunyai kemampuan besar. Dengan lidah kita bisa memberitakan Injil, tetapi dengan lidah kita juga dapat menghujat Tuhan. Lidah dapat digunakan untuk memuji seseorang, tetapi dengan lidah juga orang bisa memfitnah. Lidah adalah penyambung pikiran, dan apa yang ada dalam pikiran bisa dicetuskan dalam kata-kata yang lembut atau keras.

Pada waktu Adam dan Hawa masih berada didalam taman Firdaus, iblis juga menggunakan kata-kata untuk menjerat Hawa. Dengan penuh kelicikan iblis memutarbalikkan apa yang dikatakan Allah kepada Adam dan Hawa (Kejadian 3: 1 – 6). Sebagai akibatnya, Hawa dan kemudian Adam jatuh kedalam dosa dan harus keluar dari taman Firdaus.

Hidup di dunia mengharuskan manusia untuk bekerja keras dan bahkan berkompetisi satu melawan yang lain. Kain yang merasa cemburu terhadap Habil, akhirnya membenci dan membunuh saudaranya. Tetapi, dalam sejarah kehidupan manusia kita bisa membaca bahwa untuk membenci dan membunuh sesama, lidah saja sudah cukup mampu melakukannya. Dengan lidah kita bisa mem “bully” orang lain, mengintimidasi atau menebar gossip untuk menjelekkan nama seseorang (character assassination).

Belajar untuk bisa berhenti dan kemudian berpikir sebelum mengatakan sesuatu kepada orang lain, atau tentang orang lain, memang tidak mudah. Banyak orang yang secara impulsif bisa dan biasa untuk langsung memberi komentar. Apalagi, jika emosi sudah memainkan perannya, banyak orang yang menyuarakan hal-hal yang jahat, melalui lidah ataupun tulisan.

Memang sebagian orang tidak mau mempelajari situasi dan fakta sebelum bersuara. Mereka seringkali percaya bahwa dirinya sendiri yang benar, dan orang lain yang salah. Tetapi, Alkitab mengingatkan kita bahwa kita harus bisa menahan diri dan mau untuk mencari fakta, agar kita bisa berdiri diatas kebenaran.

Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Yakobus 1: 19 – 20

Memang dalam hidup ini, ada berbagai kejadian yang bisa membuat kita yakin bahwa kita berhak untuk mengeluarkan kata-kata yang pedas dan tajam. Tetapi, sekalipun ada kenyataan bahwa kita benar, itu bukanlah berarti bahwa kita harus mengeluarkan kata-kata yang bisa melukai perasaan orang lain atau yang bisa memperburuk situasi.

“Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.” Matius 5: 21 – 22

Pagi ini, biarlah kita bisa disadarkan bahwa jika kita ingin memuliakan Tuhan dalam hidup kita, lidah adalah salah satu bagian tubuh yang seringkali terombang-ambing diantara hal yang baik dan hal yang buruk. Karena itu, sebagai anak Tuhan kita harus bisa mengendalikan lidah kita dan berhati-hati dalam mengemukakan pendapat kita kepada (atau tentang) orang lain.

Mereka yang tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya (Yakobus 3: 2). Dalam hal ini, kita harus sadar bahwa semua orang, termasuk diri kita sendiri, bersalah dalam banyak hal. Karena itu kita harus tetap mau belajar hari lepas hari untuk memakai lidah kita guna memuliakan Tuhan dan mengasihi sesama kita.

Satu pemikiran pada “Lidah itu berbahaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s