Apakah yang paling anda inginkan?

“Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: “Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!” Pengkhotbah 12: 1

Hampir semua orang tentunya mempunyai cita-cita. Bagi kita, cita-cita adalah sebuah impian untuk masa depan, yang mungkin terjadi ataupun tidak. Jika impian menjadi kenyataan, tentu kita merasa senang; tetapi jika cita-cita tidak tercapai setelah menunggu sekian lama, impian kita mungkin tetap tinggal sebagai impian. Memang waktu yang berlalu dengan cepat dan banyaknya tahun yang sudah lewat, bisa secara perlahan-lahan mematikan sebuah cita-cita. Dengan bertambahnya umur, manusia akan makin sulit untuk mencapai cita-cita yang belum tercapai.

Apa yang dicita-citakan manusia tentunya berbeda satu dengan yang lain. Mungkin bagi seseorang, cita-cita dalam karir adalah untuk menjadi tokoh masyarakat, tetapi cita-citanya dalam kehidupan rumah-tangga adalah untuk menjadi bapa yang baik untuk anak-anaknya. Begitu juga, bagi setiap orang Kristen tentunya ada berbagai cita-cita untuk dicapai selama hidup di dunia. Walaupun demikian, karena orang Kristen percaya bahwa hidup ini tidak berakhir di dunia ini, tentunya orang Kristen mempunyai keinginan atau cita-cita yang paling penting untuk dicapai dalam hidupnya secara keseluruhan.

Banyak orang Kristen yang secara keliru memisahkan hidup di dunia dan hidup sesudahnya. Life hereafter atau hidup sesudah ini, dibayangkan sebagai hidup yang indah bersama Sang Pencipta di surga. Jika sekarang mereka bergumul dengan berbagai tugas dan aktivitas, mereka seolah berada dalam kehidupan yang lain. Mereka tidak sadar bahwa selama hidup di dunia, Tuhan pun mau untuk berjalan bersama dengan mereka hari demi hari.

Hidup orang Kristen sebenarnya bukanlah dibagi dua menjadi hidup di dunia dan hidup di surga. Hidup manusia yang sudah diselamatkan adalah sebuah kesatuan antara hidup di bumi dan hidup di surga, karena hidup secara keseluruhannya sudah menjadi milik Kristus, juga selagi mereka masih di dunia (Roma 1: 6). Baik dalam hidup maupun mati, mereka seharusnya tahu bahwa hidup mereka sudah  memiliki hidup yang baru didalam Kristus, yang sesuai dengan rencana Tuhan. Hidup manusia dengan demikian, seharusnya hanya mempunyai satu tujuan utama, satu cita-cita besar, yaitu untuk mengingat dan mempermuliakan Tuhan.

Dalam kenyataannya, banyak orang Kristen yang selama hidup di dunia kurang mau memikirkan soal Tuhan. Mereka ke gereja setiap minggu, tetapi diluar hari Minggu, hidup mereka hampir tidak ada bedanya dengan orang yang tidak mengenal Kristus. Hari-hari mereka adalah bagaikan hak milik yang bisa digunakan untuk mengejar segala impian. Bagaimana dengan hidup di masa tua dan bagaimana hidup sesudahnya, kurang mendapat perhatian karena “saatnya belum sampai”. Mereka lupa bahwa jika mereka tidak mempunyai tujuan hidup yang benar dari awalnya, dengan bertambahnya usia mereka bisa kehilangan kesempatan untuk hidup dalam kebahagiaan.

Ayat diatas menjelaskan bahwa jika manusia lupa kepada Tuhan pada hari mudanya, mereka akan merasakan penderitaan  pada hari tuanya. Sebaliknya, mereka yang selalu ingat kepada Tuhan akan bisa merasakan kehadiran Tuhan pada setiap saat dan memperoleh kebahagiaan sejati yang tidak bergantung pada situasi saat itu. Hidup manusia yang sudah diselamatkan seharusnya diisi dengan rasa syukur kepada Tuhan; karena itu, kita harus ingat kepada Dia setiap hari. Jika kehadiran Tuhan bisa kita rasakan setiap hari, surga bisa kita rasakan mulai sekarang. Apakah anda mempunyai cita-cita sebagai orang Kristen untuk mengingat kasih Tuhan sepanjang hidup anda?

“Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Mazmur 136: 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s