Buka mata, buka telinga!

“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.” Matius 7: 21

Berita semalam cukup menyedihkan. Walaupun bukan yang pertama untuk saya, berita semacam ini tetap mendatangkan rasa sedih. Seorang pendeta mega-church terkenal di satu negara dijatuhi hukuman penjara karena ia telah melecehkan puluhan anggota gerejanya dengan dalih bahwa ia adalah utusan Tuhan. Berita ini adalah kabar buruk yang untuk sekian kalinya menimpa umat Kristen. Mereka yang mengaku orang Kristen ternyata adalah antek-antek iblis, yang mencelakakan banyak anggota gereja.

Memang Yesus pernah berkata bahwa ada banyak pemimpin gereja yang berlagak seperti domba, tetapi mereka sebenarnya adalah serigala yang cerdik, yang siap menyerang dan menghancurkan mangsanya.

“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.” Matius 7: 15

Tetapi dalam kenyataannya, banyak orang Kristen yang tidak mempunyai kesadaran atau awareness bahwa sebagai domba mereka harus selalu awas akan pengajaran yang nampaknya benar dan menarik, tetapi sebenarnya sesat. Mereka justru sering mengagumi pemimpin-pemimpin gereja yang pandai bersandiwara. Mata mereka tertutup, demikian juga telinga mereka.

Banyak anggota gereja yang dengan mudah menerima pengajaran orang-orang yang kelihatannya mempunyai charisma, yang dengan kemampuan memutar lidah dan melakukan berbagai hal yang mempesona, telah menimbulkan kekaguman yang besar; seperti acara sulap David Copperfield saja. Mereka yang hebat itu adalah orang-orang yang harum namanya. Gereja-gereja yang mempunyai pemimpin seperti itu umumnya adalah gereja yang terkenal karena seakan mempunyai magnit yang menarik pengunjung.

Sungguh menyedihkan jika manusia lupa bahwa mereka diciptakan untuk memuliakan Tuhan. Tuhan menghendaki umatNya untuk tunduk dan mengasihiNya. Karena itu, jika seseorang atau sebuah gereja membawa kemasyhuran untuk dirinya sendiri, perbuatan itu justru merendahkan Tuhan. Dalam hal ini, mungkin banyak orang lupa atau kurang awas untuk bisa mengingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa bukan setiap orang yang berseru Tuhan, Tuhan! akan masuk ke surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa.

Buka mata, buka telinga! Itulah yang dipesankan Yesus dalam Matius 7: 15 – 27. Sebagai orang Kristen kita haruslah bijaksana dalam menjalani hidup kita di dunia. Ada banyak orang yang melandaskan iman mereka pada hal-hal yang menakjubkan, yang gemerlapan, dan pada pesan-pesan cendekia yang indah dan membuai. Semua itu adalah bagaikan tanah pasir yang hanya bisa mendukung iman mereka untuk sementara waktu (Matius 7: 26). Jika badai kehidupan mendatangi, iman mereka akan goncang sebab apa yang mereka kagumi sebelumnya tidak lain hanyalah sesuatu yang tidak berharga, dan yang seperti sampah, di hadapan Tuhan!

“Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.” Filipi 3: 8 – 9

Satu pemikiran pada “Buka mata, buka telinga!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s