Harga keadilan sosial

” Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.” Roma 13: 6 – 7

Hal membayar pajak adalah sesuatu yang agak sensitif. Dimanapun kita berada, hampir tidak ada orang yang dengan senang hati membayar pajak. Tetapi membayar pajak adalah sebuah keharusan bagi setiap penduduk negara, karena pemerintah hanya bisa menjalankan mandatnya dengan menggunakan uang yang berasal dari pajak (tax revenue). Sekalipun penduduk negara secara keseluruhan bisa memperoleh penghasilan besar dari usaha mereka, negara tetap tidak dapat maju jika uang pemasukan dari pajak tidak cukup besar untuk membangun berbagai infrastruktur dan untuk menjalankan berbagai fungsi pemerintahan.  Dalam keadaan demikian, sebagian penduduk mungkin hidup dalam kelebihan dan kenyamanan, tetapi mereka yang kurang mampu akan hidup menderita karena fasilitas sosial yang tidak berkembang.

Alkitab mengisahkan saat dimana orang-orang Farisi berusaha mencobai Yesus dalam hal membayar pajak. Dalam kitab Matius 22: 15 – 22 diceritakan  bagaimana mereka bertanya kepada Yesus apakah mereka, orang Yahudi, diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar Romawi atau tidak. Yesus kemudian menjawab dengan tegas:

“Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” Matius 22: 21

Jelaslah bahwa membayar pajak kepada pemerintah adalah suatu kewajiban, sekalipun orang mungkin tidak menyenangi pemerintah yang ada.

Ayat dari Roma 13: 6 – 7 diatas yang ditulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Roma lebih jauh menegaskan bahwa pemerintah yang ada adalah wakil Allah di dunia, dan karena itu orang Kristen harus mau membayar pajak kepada pemerintah yang sah, dan mempunyai rasa takut hormat kepada pemerintah yang berfungsi untuk menegakkan hukum dan melindungi masyarakat.

Membayar pajak juga merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan hukum Tuhan untuk mengasihi sesama kita. Didalam sebuah negara, keadilan sosial tidak mudah untuk dicapai jika pemerintah tidak mempunyai dana yang cukup yang berasal dari pajak. Dengan demikian, mereka yang mempunyai penghasilan yang cukup tetapi segan membayar pajak, pada hakikatnya tidak peduli dengan penderitaan dan kebutuhan orang lain. Sebagian orang mungkin segan membayar pajak karena kekuatiran bahwa uang pajak akan disalahgunakan. Tetapi pandangan semacam ini sudah tentu hanyalah alasan yang tidak didukung oleh prinsip kasih dan hormat yang diajarkan dalam Alkitab.

Pagi ini, firman Tuhan berkata bahwa setiap orang mempunyai kewajiban kepada negara dan masyarakat yang harus dijalankannya. Demikian pula setiap pemerintah sebenarnya adalah wakil Tuhan di dunia yang bertanggung-jawab untuk kesejahteraan rakyatnya dan untuk menegakkan hukum. Oleh sebab itu kita harus mau menunjang pelaksanaan hukum dan prinsip keadilan sosial baik secara langsung maupun melalui doa-doa kita. Biarlah sebagai orang Kristen kita bisa berfungsi sebagai lampu yang memancarkan sinar yang terang kepada masyarakat disekitar kita, sekalipun itu tidak mudah dilakukan.

2 pemikiran pada “Harga keadilan sosial

  1. Pengurus dana pensiun nya petra terang2 an ngaku invest jadi major share holder di perusahaan yg nilep pajek terus kita gak boleh audit karena ini menyebabkan kebongkar semua ; Pathetic ya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s