Perbuatlah apa yang baik untuk orang lain

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Filipi 4: 8

Hari ini saya menemukan sebuah amplop di kotak surat saya di kantor. Di amplop surat itu tertera nama universitas dimana saya bekerja dan dua stempel yang berbunyi “Private” dan “Confidential“. Hati saya sempat berdegup sejenak, karena stempel “”Pribadi” dan “Rahasia” pada sebuah amplop menunjukkan pentingnya isi surat itu. Mungkinkah itu surat teguran? Ataukah itu surat pemecatan?

Dengan segera saya membuka amplop surat itu. Didalam amplop ada sebuah kartu yang mirip kartu ucapan selamat. Kartu ucapan selamat ulang tahun? Tentu bukan, sebab hari ulang tahun saya masih belum tiba. Setelah saya buka kartu itu, ternyata isinya adalah ucapan selamat karena saya sudah lima tahun bekerja di universitas itu. Saya tersenyum senang; walaupun hanya kartu dan bukan barang berharga, ucapan selamat itu sungguh terasa sedap di mata. Orang lain menghargai jerih payah saya!

Untuk mengirimkan kartu ucapan selamat seperti yang saya terima, mungkin biayanya sekitar $5; itu tidak banyak. Tetapi mereka yang menerima seakan menerima barang berharga, mungkin seharga $500 atau $5000. Saya menaruh surat itu dalam laci saya, bersama dengan surat-surat penting lainnya. Tentu di tahun-tahun mendatang surat ini akan menjadi bahan nostalgia yang indah bagi saya dan keluarga saya. Surat ini berharga karena di dunia ini orang tidak mudah memberi pujian, penghargaan atau menunjukkan rasa terima kasih. Di berbagai media atau dalam hidup sehari-hari kita lebih sering mendengar cacian, kritik dan berbagai pernyataan rasa benci.

Jika orang dunia cenderung untuk membenci orang lain, iri atas keberhasilan orang lain atau mengabaikan perasaan sesamanya, Yesus dan murid-muridNya justru berbuat sebaliknya. Mereka menghibur orang yang menderita, menyembuhkan orang sakit dan memberitakan kabar baik tentang keselamatan kepada semua orang yang mereka temui.

Ayat diatas mengingatkan kita bahwa sebagai orang Kristen adalah patut bagi kita untuk memikirkan semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji. Ini tentu akan membuat hidup kita terlihat berbeda dengan hidup orang lain. Tetapi memang mereka yang sudah menerima karunia keselamatan akan berusaha membagikan kebahagiaan ini kepada siapa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s