Percaya dan menurut adalah kunci kebahagiaan

Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.” Yohanes 14: 23

Tahukah anda akan lagu himne Trust and Obey? Lagu yang juga dikenal dengan judul When we walk with the Lord dan yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan judul Siapa Yang Berpegang ini, diciptakan oleh John H. Sammis pada tahun 1887. John dilahirkan pada tahun 1846, di Brooklyn, New York dan meninggal pada tahun 1919 di Los Angeles, California.

Dalam bahasa Indonesia, syair lagu ini berbunyi:

Siapa yang berpegang pada sabda Tuhan dan setia mematuhinya,

hidupnya mulia dalam cah’ya baka bersekutu dengan Tuhannya.

Refrein

Percayalah dan pegang sabdaNya:

hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!

Siapakah yang tidak mau hidup berbahagia? Tentunya semua orang, Kristen maupun bukan, ingin untuk mempunyai hidup bahagia. Tetapi bagaimana caranya untuk mencapai kebahagiaan? Lagu di atas menyatakan bahwa orang yang percaya kepada Tuhan dan menurut perintahNya akan benar-benar berbahagia. Tidak ada jalan lain, there is no other way. Manusia harus percaya kepada Tuhan dan mau menurut perintahNya jika mau hidup berbahagia.

Ayat di atas menegaskan bahwa jika seorang mengasihi Yesus, orang itu akan menuruti firmanNya. Karena itu Allah Bapa akan mengasihi dia dan akan datang kepadanya bersama Yesus dan akan diam bersama-sama dengan orang itu. Barangsiapa percaya kepada Yesus dan menurut perintahNya akan disertai Tuhan. Tuhan selalu mendampinginya.

Sesudah membaca ayat di atas, tentunya kita tidak heran mengapa kebahagiaan itu sulit didapat. Tidak semua orang mengenal dan percaya kepada Yesus sebagai Anak Allah, dan mereka yang mengaku percaya belum tentu mau menurut perintahNya. Untuk memperoleh kebahagiaan, manusia perlu keduanya: percaya dan menurut, trust and obey. Satu saja tidak cukup. Tidak ada orang yang benar-benar percaya yang tidak mau menurut firmanNya, dan tidak ada orang yang bisa menuruti perintahNya tanpa percaya kepadaNya.

Berbeda dengan orang lain, orang yang percaya dan menurut firmanNya akan disertai oleh Tuhan sepanjang hidupnya. Tuhan yang mahakasih dan mahakuasa akan hidup bersama-sama dengan dia dalam keadaan apapun dan pada setiap saat. Tidaklah mengherankan bahwa orang yang benar-benar berbahagia adalah orang istimewa yang disebut anak-anak Allah!

“Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.” 1 Yohanes 3: 11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s