Yesus sobat kita yang setia

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11: 28

Di zaman ini berbagai jenis obat-obatan ditawarkan kepada mereka yang ingin hidup sehat dan kuat. Banyak produk yang berupa vitamin, obat kuat atau makanan sehat, dijual bebas atau melalui program penjualan bertingkat (multi level marketing). Mereka yang membeli produk-produk itu belum tentu membutuhkannya, tetapi jika memang ada uang apa pun yang ditawarkan orang selalu mempunyai daya pemikat tersendiri.

Banyak orang yang tertarik untuk membeli obat-obat atau vitamin yang dijual bebas karena anggapan bahwa produk itu berbeda dengan obat dokter karena dianggap tidak ada akibat sampingannya. Dengan adanya berbagai produk yang indah kemasannya, orang yang mampu merasa bebas untuk memilih apa yang disukai, yang mungkin bisa membuat tubuh terasa kuat sekalipun hanya untuk sementara.

Jika usaha manusia untuk menjadi sehat jasmani melalui jalan pintas seringkali dimungkinkan oleh adanya uang, usaha untuk mencapai kekuatan batin tidaklah semudah itu untuk dilaksanakan. Sebaliknya, semakin jaya hidup manusia, kesempatan untuk mendapatkan kebahagiaan sejati sering menjadi semakin kecil. Karena itu, banyak orang yang hidup sehari-harinya nampak nyaman, tetapi dalam hatinya merasa letih lesu dan berbeban berat.

Dalam kekosongan hidup, seolah tidak ada seorang pun yang peduli atau bisa menolong. Sekalipun banyak usaha sudah dilakukan, ketenteraman hati tidak kunjung datang. Jika obat apa pun bisa dibeli, sobat yang setia tidaklah mudah didapatkan. Banyak sedikitnya uang ternyata tidak bisa memberikan jalan untuk memperoleh kebahagiaan batin.

Ayat di atas menjelaskan mengapa ketenteraman hati yang sejati tidak dapat diperoleh manusia dengan usahanya sendiri atau dengan bantuan orang lain. Kesehatan rohani dan kedamaian hidup tidak dapat dibeli dengan uang atau diperoleh dengan mencoba-coba apa yang terlihat menarik dan dipopulerkan banyak orang. Memang ada banyak orang yang mengajarkan berbagai cara untuk meringankan hati manusia yang letih, lesu dan berbeban berat, tetapi semua itu hanyalah usaha sia-sia. Sebagian orang mungkin sadar bahwa hanya Tuhan yang bisa memberi pertolongan, tetapi apa yang mereka sembah seringkali terasa jauh dan tidak peduli akan penderitaan manusia.

Yesus yang pernah turun ke dunia adalah Tuhan yang pernah menjadi manusia dan mengalami penderitaan jasmani dan rohani ganti kita. Karena itu, jika Ia mengajak kita untuk datang kepadaNya, ajakan itu bukannya sekedar janji untuk memberi kita keringanan dan kelegaan, tetapi itu adalah suatu kepastian. Sebagai Tuhan yang mahakuasa dan mahakasih, Yesus akan memberikan kita kedamaian dan kekuatan dalam hidup kita yang penuh tantangan. Apa lagi yang kita cari dalam hidup ini?

Yesus sobat yang sejati, tanggung s’gala dosaku,

tiap hal ‘ku boleh bawa, dalam doa pada-Nya.

Bila hatiku gelisah, percumalah berlelah,

bersandarlah pada Yesus, berdoalah pada-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s