Berjaga-jagalah senantiasa

“Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.” Lukas 21: 36

Ayat di atas adalah ayat yang cukup sering di bahas dalam khotbah atau pemahaman Alkitab. Ayat ini adalah bagian dari apa yang diucapkan Yesus ketika Ia berada di bukit Zaitun. Dalam Lukas 21, Yesus memberikan gambaran akan apa yang terjadi pada masa depan, yang dapat dibagi dalam dua bagian utama yaitu hal kehancuran Bait Allah dan jatuhnya Yerusalem, dan hal kedatanganNya untuk kedua kali.

Jika kehancuran Bait Allah dan jatuhnya Yerusalem sudah terjadi ketika tentara Romawi memasuki Yerusalem pada tahun 70, kedatangan Yesus untuk kedua kalinya sampai sekarang belum terjadi. Oleh sebab itu, sebagian orang Kristen mungkin kurang menyadari pentingnya ayat ini pada zaman sekarang.

Kata “berjaga-jaga” bahasa Inggrisnya adalah “watchful“. Tetapi, ada juga terjemahan Alkitab berbahasa Inggris yang memakai kata “alert” dan “awake“, yang artinya “awas” dan “sadar”. Dengan demikian, Yesus menghendaki umatNya untuk selalu berjaga-jaga, awas dan sadar. Mengapa demikian?

Saya masih ingat bahwa selagi saya masih muda dan sering berpergian dengan menggunakan sepeda motor Honda 90cc yang saya punyai, ibu saya sering mengingatkan saya untuk selalu berhati-hati di jalan. Itu karena di jalan raya selalu ada bahaya, ancaman dan resiko kecelakaan.

Hidup kita secara keseluruhan adalah jauh lebih rumit dari sekedar mengendarai kendaraan di jalan raya. Jalan kehidupan kita mempunyai berbagai bahaya, baik yang bersifat jasmani maupun rohani, yang selalu mengancam. Yesus mengingatkan kita bahwa dalam menantikan kedatanganNya yang kedua kalinya, dan selama kita hidup di dunia, kita harus berjaga-jaga agar kita tetap setia dan beriman kepada Dia.

Hari ini mungkin ada perasaan gundah dalam hati kita ketika melihat apa yang terjadi di dunia. Kekuatiran atau ketakutan mungkin timbul dalam diri kita. Tetapi, semua kekacauan yang kita alami adalah bagian hidup kita sebelum kedatangan Yesus yang kedua kali. Karena kita tidak tahu kapan itu akan terjadi, apa yang sekarang ada di depan kita bisa melemahkan iman kita. Oleh sebab itu kita harus selalu sadar, awas dan berjaga-jaga sambil berdoa, supaya kita bisa dikuatkan untuk bisa lolos dari semua ancaman yang akan terjadi, dan agar kita tetap teguh dalam iman sampai akhir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s