Roh Kudus adalah jaminan

“Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita.” 2 Korintus 5: 1 -5

Aku yakin akan masa depanku

Pernahkah anda pergi berkemah? Sewaktu masih kecil saya ingin pergi berkemah di pengunungan, tetapi kesempatan itu tidak ada. Memang, berkemah mungkin hanya dilakukan oleh mereka yang aktif berkelana di alam terbuka, seperti pendaki gunung, pramuka atau tentara. Walaupun demikian, sesudah dewasa saya sering juga pergi berkemah bersama teman segereja atau keluarga.

Teringat saya pada saat berkemah bersama keluarga di Brunswich Heads di dekat perbatasan antara negara bagian Queensland dan New South Wales. Pada waktu itu saya menggunakan kemah kecil yang hanya mempunyai satu ruang dengan kapasitas 4 orang. Pada malam hari menjelang pagi datanglah hujan deras ketika kami masih tidur. Air hujan ternyata bisa menembus kain kemah yang berlapis dua dan membuat kami basah kuyup di dalam kemah. Kemah itu ternyata tidak dapat melindungi kami dari hujan; tidur dalam kemah kecil seperti itu ternyata tidak banyak berbeda dengan tidur di alam terbuka. Setelah kejadian itu saya sadar bahwa saya harus menutupi kemah kecil saya dengan selembar plastik tebal agar air hujan tidak memasukinya.

Ayat di atas adalah tulisan Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus. Paulus menggambarkan bahwa hidup di dunia ini adalah seperti hidup dalam kemah yang tidak dapat melindungi kita. Kita ingin agar Tuhan menutupi kemah kita yang lemah dan fana ini dengan sesuatu yang kuat dan kekal, supaya kita bisa merasakan hidup yang tenteram. Keinginan dan kerinduan untuk merasakan tempat kediaman surgawi selama kita masih hidup di dunia ini tentunya tidak mungkin terjadi, dan karena itu kita hanya bisa mengeluh dan berharap. Hidup di dunia ini memang berat dan penuh dengan tekanan, tetapi kita sekarang hanya bisa menunggu saat di mana kita akan masuk ke dalam tempat tinggal yang sudah disediakan Yesus untuk kita.

“Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Yohanes 14: 2

Bagaimana kita bisa bertahan selama kita hidup dalam kemah duniawi sekarang ini? Keadaan mungkin sudah tak tertahankan karena adanya berbagai hal yang membuat kita menderita, kuatir, takut dan putus asa. Mungkin kita merasa bahwa hidup didunia ini sudah tidak bisa menawarkan apa pun yang bisa memberi kita kedamaian dan ketenangan. Walaupun kerinduan untuk bisa merasakan kebahagiaan surgawi di masa mendatang mungkin besar, kita mungkin kurang yakin apakah kita akan mengatasi semua yang ada sekarang dan tetap berteguh dalam iman. Dalam hal ini Paulus menulis bahwa Tuhan justru membiarkan kita untuk hidup di kemah dunia ini agar Ia bisa mempersiapkan kita untuk hidup di surga. Tuhan membiarkan kita hidup dalam tubuh ini, tetapi Ia sudah mengaruniakan RohNya kepada kita agar kita tidak ragu untuk hari depan, karena RohNya adalah jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. Dengan demikian, selama kita masih hidup dalam kemah duniawi ini biarlah kita tetap yakin bahwa Ia akan menyertai kita sampai saatnya kita bisa menempati tempat kediaman kekal yang sudah disediakanNya. Apakah anda masih ragu akan janjiNya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s