Kurang apa?

“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.” Efesus 1: 3

Bacaan: Efesus 1: 3 – 14

Siapakah yang tidak ingin hidup berbahagia? Semua orang, termasuk orang Kristen, mendambakan hidup yang penuh kebahagiaan. Tentu saja, arti kebahagiaan buat orang Kristen seharusnya berbeda dengan apa yang dimengerti oleh mereka yang tidak mengenal Kristus. Kebahagiaan bagi orang Kristen tentunya bukanlah kebahagiaan yang disebabkan oleh adanya kemakmuran atau kenyamanan duniawi, tetapi karena hubungan yang baik dengan Tuhan. Walaupun demikian, orang Kristen mungkin merasa bahwa hidup ini masih “kurang” jika mereka tidak mendapat berkat jasmani yang mereka inginkan, dan dalam hal rohani mereka mungkin tidak puas jika belum memperoleh berbagai karunia Roh (1 Korintus 12: 8 – 11).

Patutkah kita merasa kurang puas dengan hidup kita? Tentu saja jawaban tiap orang akan berbeda. Ada orang menjawab bahwa ia bersyukur atas hidupnya, tetapi masih merasa kurang puas sebelum Tuhan mengabulkan permononannya. Ada juga orang yang sudah bertahun-tahun menantikan jawaban Tuhan atas permohonannya, tetapi jawaban itu tidak muncul sampai sekarang. Mengapa Tuhan tidak menjawab permohonan kita? Mengapa Ia tidak memberi penjelasan apapun? Hal-hal inilah yang bisa membuat hidup kita terasa belum “komplit”.

Surat kiriman Paulus kepada jemaat di Efesus memberi nasihat bahwa seharusnya setiap orang percaya puas akan hidupnya. Mengapa demikian? Karena mereka adalah orang-orang yang sudah terpilih untuk menerima berkat-berkat dari Tuhan. Ayat 3 dari Efesus 1 memulai bagian utama pertama dari surat Paulus, yang berlanjut sampai ayat 14. Paulus membuka dengan kata “Terpujilah” untuk menetapkan penekanan yang jelas pada Tuhan yang patut dipuji.

Setelah memuji Bapa dan Putra, Paulus mencatat bahwa Tuhan telah “memberkati kita di dalam Kristus dengan setiap berkat rohani di tempat surgawi.” Pernyataan yang mencakup semuanya ini menunjukkan bahwa setiap berkat yang kita butuhkan telah diberikan di dalam Kristus. Kristus datang dari surga ke bumi dari Bapa untuk memberi kita setiap berkat yang kita perlukan. Paulus selanjutnya menekankan fakta bahwa setiap berkat spiritual telah diberikan: predestinasi, adopsi, kehendak Tuhan, rahmat, penebusan, dan kemuliaan Tuhan, semua tema yang berhubungan dengan anugerah keselamatan kita.

Orang Yahudi membedakan berkat Tuhan dalam dua jenis: berkat yang bersifat sementara dan berkat spiritual. Berkat spiritual adalah berkat yang abadi dan jauh lebih berharga dari berkat jasmani yang bersifat temporal. Kita sudah dipilih oleh Tuhan dari mulanya untuk menerima keselamatan, dan melalui Kristus sudah diadopsi menjadi anak-anak Allah, bisa melihat bahwa Allah mempunyai kehendak yang baik untuk orang pilihanNya. Melalui pengurbanan Kristus di kayu salib kita menerima rahmatNya yang sangat luar biasa sebab kita orang yang seharusnya binasa, sudah ditebus dengan harga penuh. Semua ini seharusnya bisa membuat kita menyadari kemuliaan Tuhan dan kebesaran kasihNya.

Selama hidup di dunia, kita masih sering merasakan adanya berbagai penderitaan. Itu adalah lumrah karena dunia ini sudah jatuh kedalam dosa. Adanya pandemi dan berbagai masalahnya mungkin bisa membuat kita merasa sedih dan mengeluh, tetapi semua itu adalah sementara. Apa yang harus kita sadari ialah bahwa apa yang ada di dunia datang dan pergi, dan itu mencakup hal yang kita senangi maupun apa yang kita benci. Dengan demikian, perhatian kita seharusnya tidak terpusat pada apa yang bersifat temporal, tetapi pada apa yang bersifat kekal, yaitu keselamatan yang sudah diberikan kepada setiap orang yang percaya kepada Kristus. Jika kita menyadari betapa besar kasih Tuhan kepada kita, kita akan yakin bahwa tidak ada hal apa pun yang bisa membuat kita kurang bahagia. Biarlah Roh Kudus menolong dan menguatkan kita dalam menghadapi semua tantangan hidup kita, agar kita bisa selalu merasa puas menjadi anak-anak Tuhan.

“Di dalam Dia kamu juga karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikanNya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaanNya.” Efesus 1: 13 -14

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s