Kewajiban kita kepada pemerintah

“Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.” 1 Timotius 2: 1 – 2

Adanya pandemi sudah membawa berbagai masalah di berbagai negara dan membuat banyak manusia mengalami berbagai penderitaan. Semua negara berusaha mati-matian untuk mengatasi segala persoalan, tetapi tiap negara tentunya mempunyai situasi dan kemampuan yang berbeda. Karena itu, ada negara-negara yang bisa mengatasi dampak pandemi ini, tetapi lebih banyak lagi yang kalang kabut karena keadaan yang tidak teratasi. Salah satu masalah yang dihadapi setiap negara adalah hal ketaatan rakyatnya kepada peraturan kesehatan setempat. Rakyat yang sudah merasa lelah dengan berbagai lockdown, cenderung untuk kurang tunduk kepada pemerintah. Inilah yang membuat keadaan di negara-negara itu sulit untuk membaik sekalipun vaksin sudah ada.

Bagaimana dengan tanggung jawab orang Kristen dalam kehidupan bernegara? Alkitab menekankan pentingnya agar setiap umat Tuhan untuk tunduk kepada pemerintahnya.

“Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.” Roma 13: 1

Karena pemerintah negara mana pun seharusnya mewakili Tuhan, sudah sewajarnya kalau setiap umat Kristen memilih pemimpin yang takut akan Tuhan. Ini adalah syarat utama, bahwa pemimpin yang baik, sekalipun bukan orang Kristen, adalah orang yang mau dan bisa mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan yang penting, seperti kerohanian, hak asasi, perdamaian, keamanan, keadilan, kejujuran, dan sebagainya.

Adalah baik jika semua orang yang duduk dalam pemerintahan adalah orang-orang yang takut akan Tuhan. Tetapi, dalam kenyataan hidup, orang-orang yang jahat dan tidak disenangi Tuhan bisa saja terpilih sebagai pemimpin-pemimpin negara. Dan kalau itu terjadi, seisi negara harus bertanggung jawab di depan Tuhan.

“Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan.” Hosea 8: 4

Apa yang terjadi di muka bumi ini tentunya dengan seizin Tuhan, tetapi apa yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan tentunya tidak akan menyenangkan Tuhan. Karena itu, Tuhan tidak akan memberkati adanya pemerintah yang menentang hukum-Nya, dan yang tidak berfungsi seperti yang diharapkan-Nya.

Hari ini, firman Tuhan mengingatkan kita bahwa sebagai orang Kristen kita mempunyai Tuhan yang hidup, Tuhan yang mahakuasa dan mahabijaksana. Karena itu, umat Kristen harus selalu mau menaikkan permohonan dan doa syafaat agar orang-orang yang terpilih dalam pemerintahan dapat memberi rakyat mereka hidup yang tenang dan tenteram. Lebih lanjut, sebagai orang Kristen, kita harus ikut berpartisipasi dalam memikirkan, dan dalam mengemukakan pendapat kita secara kritis , tentang apa yang akan dan sudah dilakukan oleh para pemimpin kita – agar mereka dapat mawas diri dan bisa melaksanakan mandat mereka dengan baik. Kita harus berdoa agar mereka dapat mempunyai kebijaksanaan untuk bisa menciptakan kehidupan yang tenang dan tenteram bagi seluruh rakyat, seperti yang dikehendaki Tuhan kita. Biarlah kita boleh mengingat pesan terakhir Raja Daud kepada rakyatnya:

“Allah Israel berfirman, gunung batu Israel berkata kepadaku: Apabila seorang memerintah manusia dengan adil, memerintah dengan takut akan Allah, ia bersinar seperti fajar di waktu pagi, pagi yang tidak berawan, yang sesudah hujan membuat berkilauan rumput muda di tanah.” 2 Sanuel 23: 3 – 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s