Dekatlah pada Tuhan selagi masih bisa

Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: “Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!” Pengkotbah 12: 1


Suatu hal yang tidak bisa kita hindari dalam hidup di dunia adalah proses penuaan. Tiap orang tiap tahun bertambah umurnya dan tubuhpun bertambah tua. Tetapi banyak orang yang tidak mau memikirkan hal ini. Mereka mungkin berpendapat bahwa hidup lebih baik dinikmati saja, selagi masih bisa. Hidup manusia memang penuh kesibukan dan acara yang seringkali menuntut prioritas utama.

Adalah benar bahwa dengan bertambahnya usia, ada saat dimana tubuh menjadi lemah dan kemampuan berpikir pun berkurang. Ayat diatas mungkin satu-satunya ayat yang berkaitan dengan usia tua dan kemunduran fisik, terutama berkurangnya kemampuan berpikir dan munculnya kepikunan.

Pengkotbah menganjurkan agar kita memanfaatkan hari hari yang ada untuk dinikmati bersama Tuhan selagi masih bisa. Hubungan dengan Tuhan harus dipupuk sebelum kemunduran fisik menguasai kita. Hari depan seharusnya dipersiapkan dengan memperkuat iman dan penyerahan, agar kita tetap bisa merasakan kasihNya dihari tua. Bagaimana  dengan prioritas hidup anda?

Pujilah Tuhan sang pencipta!

Kejadian 1:21

“Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.”

Pernahkah anda melihat kangguru? Tahukah anda bahwa kangguru adalah hanya salah satu dari binatang marsupial?

Istilah marsupial diambil dari kata marsupium, yang artinya adalah kantung. Semua marsupial adalah mamalia, itu artinya mereka berkembang biak dengan melahirkan, dan termasuk binatang menyusui.

Binatang marsupial memiliki masa kehamilan yang sangat singkat, tak lebih dari lima minggu saja. Sehingga saat dilahirkan, keadaannya si bayi marsupial masih sangat lemah. Sehingga mereka akan lebih aman jika berada di dalam kantung ibu mereka selama beberapa minggu. Sehingga bisa mendapatkan kehangatan dan perlindungan dari predator. Juga lebih mudah untuk menjangkau puting susu ibunya.

Lebih dari setengah populasi binatang marsupial ini hidup di benua Australia dimana saya tinggal.

Melalui berbagai ciptaanNya kita bisa melihat kebesaran Tuhan. Karena itu, dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari marilah kita memuji nama Tuhan!

Perjuangan dalam hidup

Efesus 6: 12

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

Sering kita berpikir bahwa kalau hidup kita lancar maka itu bukti Tuhan memberkati kita dan bahwa kita aman dilindungi Dia.

Memang hidup enak itu bisa membawa kelegaan dan kenyamanan. Tetapi kita tidak boleh lengah. Apalagi terbuai dalam kesibukan dan kecukupan.

Kuasa gelap ada disekitar kita, mungkin dalam bentuk yang tidak kita sangka. Seringkali iblus muncul dalam bentuk pikiran yang melenceng, hati yang kosong, kesombongan, dan kenikmatan duniawi.

Pagi ini kita diingatkan untuk berdoa dan/atau berpuasa agar Tuhan tidak membiarkan kita jatuh dalam pencobaan, kedalam kuasa iblis. Kita harus sadar bahwa perjuangan kita adalah melawan apa yang sering tidak kita lihat atau sadari.

Hidup di perantauan

2 Korintus 4: 18

“Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.”


Bagi anda yang belum sempat berjumpa, perkenankanlah saya memperkenalkan istri saya, Maria, yang sudah mendampingi saya melanglang buana sejak tahun 1980.

Hidup di perantauan ada enaknya, namun juga ada tidak enaknya. Jauh dari sanak saudara, kadang hidup ini terasa sepi. Melihat hal-hal yang “aneh” di luar negeri, rasa heran bisa bercampur dengan rasa gundah.

Adalah untung besar buat kami yang percaya kepada Tuhan, bahwa kami yakin bahwa Dia ada di mana-mana, dan Dia tetap sama dari dulu, sekarang dan sampai selama lamanya.

Hidup di dunia ini penuh variasi, manis dan pahit silih berganti. Tetapi satu yang pasti, karunia kasihNya selalu menyertai umatNya. Marilah kita memusatkan perhatian kita kepada apa yang abadi!