Maju tak gentar

“Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.” Efesus 6: 13


Ingatkah anda akan lagu ini?

Maju tak gentar, membela yang benar.

Maju tak gentar, hak kita diserang

Maju serentak, mengusir penyerang.

Maju serentak, tentu kita kita menang

Lagu karangan Cornel Simanjuntak ini sangat terkenal dulu, karena waktu itu negara Indonesia masih mengalami perjuangan besar. Sekarang, mungkin lagu ini jarang dinyanyikan karena suasana yang sudah berubah. Nada patriotik memang diperlukan sewaktu kita menghadapi pergulatan melawan musuh yang nyata.

Dikalangan gereja ada juga lagu yang bernada serupa:

Maju Laskar Kristus, Maju Berperang,

Ikut Salib Yesus, Yang Memimpinku.

Kristus Tuhan Raja, Bawa Umat-Nya,

Maju Dalam Perang Ikut Panji-Nya.

Lagu “Maju Laskar Kristus” ini adalah terjemahan lagu “Onward Christian Soldiers” yang sangat terkenal itu. Sayang, lagu ini sekarang jarang dinyanyikan di negara barat karena dianggap bisa menyinggung perasaan pengikut agama lain. Mungkin karena rasa enggan karena nadanya yang patriotik dan juga karena adanya kata “perang”. Jangan-jangan pengikut agama lain menganggap umat Kristen bermaksud untuk membasmi mereka.

Lagu “Maju Laskar Kristus” sebenarnya adalah lagu rohani yang dipakai untuk memberi semangat kepada umat Kristen dalam peperangan rohani, peperangan melawan kuasa iblis. Lagu ini berbeda dengan lagu “Maju Tak Gentar” yang merupakan lagu nasionalis untuk mendukung negara.

Mengapa orang Kristen ada didalam peperangan rohani? Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Melawan kuasa setan.  Efesus 6: 12. Walaupun bukan peperangan antar negara, peperangan ini sama dahsyatnya atau malah lebih dahsyat dari peperangan jasmani, karena peperangan ini berlangsung setiap saat, setiap hari, dalam hidup tiap anak Tuhan.

Adalah mengherankan jika kita, sebagai prajurit Kristen yang menghadapi peperangan besar, tidak mempunyai semangat “maju tak gentar”. Adalah menguatirkan jika kita takut menyanyikan lagu “Maju Laskar Kristus” dalam hidup kita. Tetapi bisa dimengerti jika ada orang Kristen yang tidak sanggup berjuang melawan iblis karena tidak mempunyai persenjataan yang cukup. Persenjataan apakah itu?

  • Ikat pinggang: kebenaran
  • Baju zirah: keadilan,
  • Sepatu: Injil damai sejahtera
  • Perisai: iman
  • Ketopong: keselamatan
  • Pedang Roh: firman Allah.

Ada pula orang Kristen yang sebenarnya berniat untuk menjadi prajurit yang baik dan maju perang tetapi sayangnya tidak mempunyai persenjataan yang cukup. Hidup mereka mungkin banyak dipengaruhi oleh dunia sehingga kebenaran dan keadilan sering dilupakan. Kejujuran, moral dan hukum sering ditinggalkan. Sering juga, dalam tekanan kehidupan mereka lupa akan kabar baik bahwa Yesus sudah mati untuk menebus dosa orang yang percaya. Dalam menghadapi masalah besar, mereka juga sering kurang memakai iman. Jika keadaan dunia terasa berat, mereka lupa bahwa dalam keadaan apapun keselamatan mereka sedah terjamin. Dan dalam kebingungan mereka sering lupa untuk mempelajari firman Tuhan.

Hidup Kristen ini adalah peperangan. Marilah kita bisa berdiri tegap dan berani menghadapi kehidupan ini dan mau melawan si jahat dengan saling mendoakan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk kemenangan setiap prajurit Tuhan!

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s