Maksud lo apaan?

“Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.”   Roma 8: 8

Ingatkah anda akan lagu ini, yang selalu dinyanyikan di taman kanak-kanak?

Bangun tidur, ku terus mandi…
Tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi ku tolong ibu…
Membersihkan tempat tidurku

Lagu ini menggambarkan betapa riang dan sederhana dunia anak-anak, sehingga kegiatan tiap hari hanya terdiri dari tugas-tugas yang itu-itu saja yang bisa dilakukan tanpa memerlukan pertimbangan atau rencana.

Sebagai manusia dewasa,  lagu kehidupan kita berbeda. Segala aktivitas kita biasanya memerlukan pertimbangan mengenai waktu, biaya, kegunaan, untung-rugi, dll. Umumnya, sebagai orang dewasa kita merasa bahwa segala yang kita lakukan haruslah mempunyai maksud tertentu, dan bukannya cuma mengisi waktu kosong. Kalaupun ada waktu senggang, kita biasanya juga merencanakan sesuatu untuk mengisinya dengan suatu kegiatan, seperti menoton TV, makan di mall, dll. Memang apapun yang kita lakukan selalu ada motivasinya, entah itu untuk meperoleh penghasilan, kepandaian, kesenangan atau sekedar mengisi waktu. Motivasi adalah perlu sebab kita tidak berbuat sesuatu hanya untuk sekedar berbuat saja, tanpa maksud atau tujuan apapun. Benarkah begitu?

Dalam hidup kekristenan kita, mungkin kita mempunyai kegiatan rutin seperti berdoa, ke gereja, membaca firman Tuhan, mengurus acara gereja dll. yang sudah biasa kita lakukan. Saking terbiasanya, mungkin kita tidak perlu memikirkannya terlalu dalam. Kita sudah terbiasa dan cukup merasa senang dengan kehidupan kita sehingga kita tidak lagi memikirkan apa yang menjadi motivasi kita dalam melakukan kegiatan-kegiatan itu. Seperti seorang pengemudi mobil yang sudah terbiasa dengan lika-liku jalan raya, tidak lagi memikirkan apa yang harus dilakukannya sepanjang jalan. Begitu juga kita, sebagai orang Kristen, jika hidup kita relatip tenang mungkin kita tidak lagi terbiasa memikirkan hal-hal seperti:

  • Apa arti hidupku sebagai orang Kristen?
  • Mengapa aku disini dan melakukan hal-hal ini?
  • Kemana tujuan hidupku di dunia ini?

Pagi ini kita harus menyadari bahwa motivasi hidup adalah perlu. Tiap orang adalah individu yang harus bertanggung jawab atas segala yang dilakukan dalam hidup. Tanpa kesadaran yang penuh, orang Kristen bisa menjadi seperti “robot” yang bisa berjalan, berkata dan bekerja; tetapi tanpa motivasi yang jelas atau dengan motivasi yang keliru. Motivasi yang sering kita lihat dan dipromosikan banyak pembicara populer umumnya adalah keinginan untuk menolong masyarakat, untuk memperoleh kesuksesan karir, kebanggaan dan kepuasan pribadi.  Namun, motivasi demikian hanyalah bersifat kedagingan. Motivasi hidup orang Kristen yang bisa dibenarkan Tuhan adalah untuk kemuliaan Tuhan saja (Soli Deo Gloria – for His glory only). Inilah yang sukar dalam dilakukan, karena dalam hidup kita Tuhan menghendaki supaya namaNya dibesarkan jika orang melihat apa saja yang kita lakukan.

 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”  Matius 5: 16

Hari ini, jika kita merencanakan untuk berbuat sesuatu, perlulah kita berhenti sejenak untuk mengintrospeksi diri kita. Biarlah segala apa yang akan kita lakukan mempunyai arti yang dalam, dan bukan sekedar berbuat sesuatu untuk diri kita sendiri. Tuhan melihat segala apa yang kita rencanakan dan perbuat, dan Dia selalu mengetuk pintu hati kita dan bertanya: “Apa maksudmu dengan berbuat itu?” Apakah kita punya waktu dan kemauan untuk memikirkan jawabannya ditengah kesibukan kita?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s