Awas ada ular!

“Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.” 2 Korintus 11: 3

Australia bukan saja terkemal dengan binatang-binatang yang lucu seperti kangguru, koala dan burung kukabura, tetapi negara itu memiliki 21 dari 25 jenis ular berbisa yang ada di dunia. Memang di Australia ada banyak jenis ular, ada yang kecil ada yang besar, ada yang berbisa ada yang tidak berbisa. Sekalipun ular itu kecil, tetap saja manusia tidak menyukai ular karena gigitan ular kecilpun bisa mengakibatkan infeksi. Ular yang besar di Australia, ular piton misalnya, tidaklah beracun, tetapi bisa menelah hidup-hidup seekor anjing ataupun buaya. Ular yang paling berbisa di Australia adalah ular yang paling berbisa di dunia. Ular taipan, misalnya mempunyai racun yang bisa mematikan 100 manusia dengan racun yang ada dalam satu gigitan! Walaupun demikian, kematian karena gigitan ular taipan adalah jarang karena adanya suntikan anti bisa yang jika diberikan pada waktunya akan bisa mencegah kematian. Selain itu, pada umumnya penduduk Australia sangat berhati-hati jika berjalan diantara semak-semak atau di hutan.

Ular adalah binatang yang sudah sejak dulu ada di dunia. Bahkan Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa karena bujukan iblis yang berbentuk ular. Sudah tentu ular bukanlah iblis, tapi tampil dalam kitab Kejadian 3 untuk melambangkan iblis. Mungkin saja iblis tampil dalam bentuk  seekor ular, merasuki seekor ular, atau membuat Adam dan Hawa sepertinya bercakap dengan seekor ular. Untuk umat Kristen dan juga pengikut agama lain, ular adalah hewan yang menjijikkan, berbahaya dan tidak dapat dipercaya. Ular adalah lambang keculasan dan kekejian. Kalau iblis muncul sebagai ular di jaman ini, hampir bisa dipastikan bahwa semua manusia akan menghindarinya, tidak mau mendekatinya, dan bahkan akan bersusaha menyingkirkan atau membunuhnya.

Ular yang kita hadapi dalam dunia jasmani rupanya berbeda dengan ular rohani. Ular di dunia jasmani lebih mudah dilihat, diidentifikasi dan dihindari.  Biasanya ular yang demikian malahan berusaha menjauhi manusia. Ular sebenarnya takut kepada manusia. Orang yang diserang ular biasanya melalui perjumpaan yang tidak disengaja ditempat tempat yang tidak terduga.  Lain halnya dengan ular rohani yang ada dimana-mana dalam hidup kita. Perjumpaan dengan iblis seringkali terjadi ditempat tempat yang biasa kita kunjungi, di kantor, di rumah, di sekolah dan bahkan di gereja. Ular rohani, si iblis, tidaklah takut kepada manusia. Iblis adalah mantan malaikat Allah yang sangat pandai dan punya kuasa besar. Baginya manusia adalah mahluk yang lemah dan mudah dikalahkan. Manusia juga mudah ditipu, apalagi jika iblis menampilkan diri dalam bentuk yang indah dan menarik dan bukannya seperti ular.

Rasul Paulus dalam ayat diatas menyatakan kekuatirannya bahwa jemaat di Korintus mudah disesatkan dari kesetiaan mereka kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh iblis dengan kelicikannya. Sebagai orang Kristen kita mungkin tidak akan terkecoh jika iblis menampilkan diri dengan hal-hal yang nyata-nyata jahat dan buruk atau menakutkan. Tetapi jika iblis menggunakan kelicikannya, mudahlah ia mengalahkan manusia, kecuali manusia itu ada di dalam perlindungan kuasa Allah. Kecuali jika Roh Kudus bekerja dalam hidup manusia. Kecuali jika kita mau berjalan menurut bimbinganNya.

Memasuki minggu yang baru ini, kita diingatkan bahwa jika kita berjalan menurut kemauan  kita sendiri dan tidak mau dibimbing ole Roh Kudus, perjumpaan dengan ular, si iblis itu, tidak akan bisa dihindari. Ular-ular rohani ini ada dimana-mana siap menyerang mereka yang lemah di setiap saat. Ular-ular ini tidak takut atas manusia, sebaliknya malahan selalu mau mendekati dan menipu manusia dengan berbagai rayuan berbisa. Ada banyak umat Kristen yang tertipu oleh ajaran-ajaran yang keliru dan hidup dalam kesesatan, dan dengan itu mereka tidak lagi memuliakan Yesus. Sebalinya, mereka  mungkin justru hidup untuk kesuksesan dirinya sendiri, mendewakan sesama manusia, dan memprioritaskan hal-hal duniawi. Mereka mungkin juga hidup menghalalkan segala cara selama tidak melanggar hukum pemerintah. Karena itu, berdoalah senantiasa agar kita dilindungi dan dibimbing oleh Tuhan dalam perjalanan hidup ini. Hanya dalam Yesus kita menemukan keselamatan!

 “Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.” 2 Korintus 11: 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s