Hallo Tuhan….

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Mazmur 119: 105

Tahukah anda bahwa ponsel alias HP baru muncul di dunia sekitar tahun 70an? Ketika itu Motorola menciptakan telepon genggam yang ukurannya sebesar batu bata (23 x 13 x 5 cm) dan beratnya 1.1 kg. Ponsel itu cuma bisa dipakai selama 30 menit tapi perlu 10 jam untuk menyetrum.  Barangkali karena beratnya, untuk memegang ponsel sebesar itu selama setengah jam saja sudah terasa terlalu lama! Walaupun demikian, penemuan ini sangat bersejarah karena dengan kemajuan teknologi, orang bisa ber halo-halo dimana saja, kapan saja dan kemana saja. Kecuali ke surga…. 

Manusia, dengan kemajuan teknologi, sepertinya tidak mendapat kemudahan untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Malahan, manusia jaman sekarang makin sulit untuk mendengar suara Tuhan dan berbicara denganNya. Padahal Tuhan selalu siap untuk berkomunikasi dengan umatNya.

Bagaimana Tuhan dapat berkomunikasi dengan kita? Ada beberapa saluran yang bisa dipakai Tuhan. Saluran utama adalah firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab. Ada yang bilang buku Alkitab itu seperti ponsel model kuno, beratnya ada yang 1 kg, dan malah ada yang beratnya 500 kg. Alkitab model baru memang ada, firman Tuhan dalam bentuk eletronik yang bisa dibaca atau didengar dan bisa kita simpan dalam ponsel kita. Tetapi Alkitab berbentuk apapun itu tetap sama isinya; itulah yang harus kita pegang sebagai jalur komunikasi nomer satu yang dipakai Tuhan. Manusia harus membaca firman Tuhan dan mempelajarinya untuk bisa mengerti maksud dan perintah Tuhan.

Selain melalui Alkitab, Tuhan bisa berfirman melalui beberapa hal yang lain, seperti mimpi, pengelihatan, pendengaran; suara hati, dll. Tetapi ini sudah jarang karena kita sudah mempunyai Alkitab. Apa yang kita terima diluar Alkitab harus dibandingkan dengan apa yang ada didalam Alkitab supaya kita tidak terjebak dalam menerima “kabar burung” dan “hoax” dari si iblis.

Lalu bagaimana pula dengan kita yang ingin mengontak Tuhan? Jalan utama untuk mengucapkan “hallo” kepada Tuhan adalah melalui doa. Ini yang paling efektip karena mulut dan hati kita berbicara langsung dengan Tuhan. Sewaktu Yesus belum disalibkan, umat Israel harus memakai perantaraan imam-imam untuk menemui Tuhan. Tetapi sekarang kita bisa langsung berjumpa dengan Tuhan dalam doa tanpa harus diwakili pendeta atau pastor. Sayang sekali, jalur komunikasi yang bebas pulsa ini sekarang seringkali diabaikan umat Kristen. Mungkin karena gratis, manusia cenderung untuk meremehkannya.

Berapa kali kita dalam sehari harus mengontak Tuhan? Karena Tuhan adalah sumber kehidupan manusia, kita seharusnya menelepon Dia sesering mungkin, seperti juga membaca firmanNya. Komunikasi adalah dua arah, jika Tuhan berfirman kepada kita dan membimbing kita setiap saat, pikiran dan hati serta mulut kita juga harus bisa berhubungan denganNya setiap waktu agar kita tidak tersesat. Tuhan tidak pernah tidur, karena itu kita tidak boleh ragu untuk menelepon Dia disetiap waktu, dari mana saja, kapan saja, melalui doa dalam bimbingan Roh Kudus.

Seperti suara dari ponsel, kadangkala suara Tuhan tidak terdengar dengan jelas karena adanya suara-suara lain disekitar kita. Untuk bisa mendengar suaraNya, kita harus mau meluangkan diri untuk mencari saat dan tempat yang baik. Hidup yang terlalu sibuk dengan segala hiruk-pikuknya akan membuat manusia sulit untuk mendengar suara Tuhan. Apalagi hidup yang diisi dengan hal-hal yang salah. Hubungan yang kurang baik dengan Tuhan juga bisa mengakibatkan kita untuk menerima pesan-pesan yang keliru yang bukannya dari Tuhan.

Pada pihak yang lain, Tuhan selalu menantikan sapaan anak-anakNya. Tuhan mengasihi mereka yang mau berkomunikasi, dan intim denganNya. Dalam hal ini, setiap manusia diberi kemampuan dan kebebasan untuk memilih apa yang baik dan berguna dalam hidup mereka. Mereka yang hanya senang berkomunikasi dengan hal-hal dan orang-orang yang kurang baik akan kacau hidupnya, sedangkan mereka yang senang berkomunikasi dengan Tuhan akan diperbaharui hidupnya dan dikuatkan setiap hari.

“Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.” Yudas 1: 20

 

2 pemikiran pada “Hallo Tuhan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s