Berapa kali sehari kita harus berdoa?

“Sedangkan seorang janda yang benar-benar janda, yang ditinggalkan seorang diri, menaruh harapannya kepada Allah dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam.” 1 Timotius 5: 6

Berdoa. Hal yang penting dalam hidup. Ada yang bilang cukup dua kali sehari, tapi ada juga yang mengharuskan lima kali sehari. Ada yang berdoa sewaktu-waktu, ada juga yang berdoa hanya pada waktu tertentu. Bagaimana seharusnya untuk orang Kristen?

Berdoa adalah berkomunikasi dengan Tuhan yang maha kuasa; karena itu berdoa adalah salah satu berkat khusus yang diberikan hanya kepada orang-orang tertentu. Memang siapa saja bisa mengucapkan doa apa saja, tetapi tidak semua doa didengar Tuhan. Hanya doa orang yang hidup dalam Kristus akan didengar Tuhan.

“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Yakobus 5: 16

Sebagai anak-anak Tuhan, kita boleh menyampaikan permohonan, yang jika sesuai dengan kehendak Tuhan, akan terjadi sesuai dengan janji Kristus.

“Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” Yohanes 14: 14

Jika demikian, mengapa masih ada pertanyaan berapa kali kita harus berdoa dalam sehari? Memang dalam Alkitab ada ayat-ayat yang menyebutkan kebiasaan yang baik untuk berdoa: pada pagi hari sebelum kita bekerja, dan pada malam hari sebelum kita tidur. Tetapi karena berdoa adalah sesuatu yang sangat penting, kita boleh berdoa kapan saja, dimana saja kita berada. Malahan, ayat pembukaan diatas mengatakan bahwa seorang janda yang ditinggalkan seorang diri, akan menaruh harapannya kepada Allah dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam. Bukan hanya dua kali atau lima kali sehari.

Masalahnya adalah tidak semua orang menyadari bahwa mereka mempunyai Tuhan yang maha kasih, yang selalu mau menolong anak-anakNya. Juga tidak semua orang menyadari bahwa dalam kesendirian mereka, mereka seharusnya menaruh harapannya kepada Tuhan dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam.

Doa adalah komunikasi kita dengan Tuhan. Pada saat dimana kita tidak dapat menemukan seseorang untuk mendengarkan curahan hati kita, Yesus menunggu kita untuk berdoa kepadaNya. Yesus adalah sobat kita yang setia. Dalam duka dan kesukaran, kita akan mendapat penghiburan dan pertolongan. Dalam suka, Yesus memberi kita keyakinan yang lebih besar akan kasihNya yang tidak berkesudahan.

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Filipi 4: 6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s