Untuk apa ke gereja?

“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.” Kisah Para Rasul 2: 42

Mengapa banyak orang ke gereja pada hari Minggu (atau Sabtu untuk sebagian)? Sudah hampir dipastikan, jawabnya adalah untuk berbakti kepada Tuhan. Tuhan memang memerintahkan kita untuk beristirahat pada hari yang ke tujuh, dan untuk memuliakan Dia, demi kesehatan jasmani dan rohani kita.

Pertanyaan yang agaknya lebih sulit dijawab adalah mengapa banyak orang pergi ke gereja atau mengikuti aliran gereja tertentu. Biasanya jawaban untuk pertanyaan ini lebih dari satu, karena orang biasanya memilih gereja berdasarkan beberapa sebab pribadi. Walaupun tiap orang bisa mempunyai alasan yang berbeda-beda, kebanyakan alasan itu merupakan salah satu (atau beberapa) dari yang ada diantara istilah TAMU.

  • Tempat: banyak yang memilih gereja yang bagus gedungnya, mewah dan nyaman tempatnya.
  • Acara: orang menyenangi acara-acara tertentu, musik yang hebat atau khotbah yang membuai.
  • Masa lalu: banyak yang cenderung memilih aliran gereja besar yang ternama sejak dulu.
  • Umat: orang cenderung tertarik ke gereja yang sering dikunjungi orang yang dekat atau tokoh-tokoh masyarakat dan selebriti.

Sudah tentu jarang orang yang mengakui bahwa ia ke gereja karena pengaruh TAMU. Lagi pula, orang jarang mau memikirkan hal itu jika ia sudah merasa nyaman dalam keadaannya sekarang. Akibatnya, orang jarang menyadari bahwa gereja yang benar adalah gereja, yang seperti ditulis dalam ayat diatas, seperti gereja yang mula-mula, yang memiliki hal-hal dibawah ini:

  • Pengajaran: gereja yang benar harus mempunyai doktrin pengajaran yang benar, yang berlandaskan Alkitab saja. Bukan berdasarkan pikiran atau pengalaman manusia.
  • Persekutuan: gereja yang baik haruslah mempunyai persekutuan umat yang kuat, untuk saling menguatkan, menolong, membimbing dan menginsafkan.
  • Perjamuan: gereja yang benar selalu merayakan perjamuan kudus untuk mengingat pengurbanan Yesus dalam menebus dosa manusia.
  • Permohonan: persekutuan orang percaya yang benar memungkinkan jemaat untuk saling mendoakan, memohon hal-hal yang baik, yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

Selain itu, Yesus dalam Matius 28: 29 juga memerintahkan kita untuk mengabarkan injil. Jadi, gereja harus mau, secara aktif dan kolektif, untuk menginjil.

  • Penginjilan: gereja hidup bukanlah untuk diri sendiri saja, tetapi untuk membawa orang lain ke arah pengenalan akan jalan keselamatan.

Hari ini, jika kita ke gereja, marilah kita meneliti apakah kita memilih ke gereja karena TAMU saja, ataukah kita sudah menyadari bahwa sebenarnya gereja yang dikendaki Tuhan adalah gereja yang menunjukkan adanya lima poin P diatas. Biarlah Tuhan saja yang memberi kita kebijaksanaan untuk menjadi makin baik hari demi hari. Selamat hari Minggu, selamat berbakti!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s