Kualitas yang berbeda

“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia.” Filipi 2: 14-15

Mengapa selalu ada orang yang melakukan hal-hal yang kurang menyenangkan dalam hidup ini? Mengapa ada saja hari-hari yang membuat kita masygul karena seolah tidak ada seorangpun disekitar kita yang mempunyai sikap dan tingkah laku yang menyenangkan?

Memang sepertinya dalam hidup ini selalu ada “hari buruk”, bad day, dimana kita tidak saja menemui banyak problem, tetapi juga menjumpai orang-orang yang membuat kita sebal. Sebagai akibatnya, kita mudah menjadi murung dan naik darah. Baik di sekolah, kantor maupun di rumah, selalu ada situasi yang menguji kesabaran kita. Perdebatan dan bahkan pertengkaran mudah terjadi dengan orang-orang yang kita kenal karena adanya perbedaan pendapat.

Salahkah kita jika perasaan kurang senang dan amarah muncul dalam pikiran kita? Sebagai manusia ciptaan Allah semua orang memiliki sifat-sifat yang dimiliki Sang Pencipta, dan karena itu tidaklah mengherankan jika kita sering mempunyai rasa kurang senang atas hal-hal yang dirasakan kurang baik. Walaupun demikian, karena keterbatasan dan dosa, amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah (Yakobus 1: 20).

Orang Kristen yang menyadari bahwa setiap manusia selalu mempunyai kekurangan dan kelemahan, tentu bisa menerima kenyataan bahwa mereka sendiri juga tidak sempurna. Tetapi, apa yang bisa dilakukan oleh seorang yang tidak sempurna untuk menjadi sempurna dan tidak bercela, dan dengan demikian bisa berbeda dengan orang lain?

Dengan kekuatan sendiri kita tidak mungkin bisa menunjukkan orang di sekitar kita bahwa kita mempunyai kualitas yang berbeda. Sekalipun untuk sesekali kita mungkin bisa menunjukkan sikap yang baik dalam keadaan yang tidak menyenangkan, dengan kekuatan sendiri hal itu adalah sesuatu yang tidak dapat kita pertahankan untuk selamanya. Kesabaran manusia ada batasnya, begitu mungkin alasan kita.

Pagi ini, jika kita bangun dan harus memikirkan bahwa hari ini lagi-lagi kita harus menghadapi suasana, situasi dan orang-orang yang kurang menyenangkan, mungkin rasa pahit sudah muncul dalam mulut kita. Mungkin hari ini kita akan mengalami bad day lagi. Apa yang bisa kita lakukan untuk dapat tetap bertahan?

Ayat pembukaan diatas memberi gambaran bahwa memang sulit untuk kita bisa mengubah keadaan disekeliling kita, yang penuh dengan orang-orang yang tidak menyenangkan. Tetapi sebagai anak-anak Tuhan kita mempunyai kelebihan, bahwa kita sadar bahwa kita sudah diselamatkan semata-mata karena kasih Tuhan. Dengan itu, kita seharusnya mempunyai motivasi yang besar untuk menunjukkan perubahan yang sudah terjadi dalam hidup kita kepada orang-orang di sekitar kita. Kita yang sudah mengalami hidup baru dalam Kristus adalah ciptaan yang baru yang sudah dibebaskan dari belenggu dosa; dan karena itu, sifat dan sikap yang tidak memuliakan Tuhan sekarang bisa dihilangkan seirama dengan kedewasaan iman kita.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” 2 Korintus 5: 17

2 pemikiran pada “Kualitas yang berbeda

  1. Walau ada bbrp kta yg diketik scra typo (saltik), terkesan memang abstrak dan normatif solusinya tp sy pham si maksudnya…dan sy ttp diberkati stlah membacanya, aplgi dg ayat2 pmbuka di atas.

    Hidup ini prlu berproses memang, dan kita prlu menyadari siapa kita sbnrnya, identitas sbgai umat tebusan memang perlu kita hayati. Kita prlu sdar memang bahwa kita punya kualitas yg berbeda sbgai umat percaya.

    Slmat pg pak, slmat mlyani..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s