Jangan lupa bercermin setiap hari

“Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.” Yakobus 1: 23-24

Bercermin adalah suatu kegiatan yang dilakukan manusia sejak dahulu kala. Manusia adalah satu-satunya mahluk yang mempunyai keinginan dan kemampuan untuk melihat rupa mereka sendiri. Sebelum ada kamera yang bisa dipakai untuk selfie, cermin adalah satu-satunya alat untuk mengagumi rupa sendiri. Cermin seperti yang kita punyai muncul pada tahun 1835 di Jerman, tetapi orang sudah memakai cermin dari batu sejak 6000 tahun sebelum Masehi.

Ayat diatas menyebutkan bahwa orang yang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya adalah seperti seorang yang baru saja memandang dirinya di depan cermin, tetapi segera pergi atau lupa bagaimana rupanya. Memang melalui cermin seorang berharap untuk melihat bahwa ia mempunyai rupa yang menawan, tetapi apa yang dilihatnya juga bisa mengingatkannya bahwa ia mempunyai berbagai kekurangan. Jika apa yang dilihatnya di cermin itu tidak disukainya, ia segera meninggalkan cermin itu atau melupakan apa yang sudah dilihatnya. Dengan sengaja ia memutuskan untuk mengabaikan rupa dirinya yang dilihatnya di cermin itu.

Mereka yang tidak benar-benar menjalankan firman Tuhan, tidak sadar akan pentingnya cermin kehidupan: bahwa melalui firman mereka selalu diingatkan tentang hidup mereka. Apa yang kurang baik bisa diperbaiki, apa yang kurang berkenan kepada Tuhan bisa dihilangkan, dengan kuasa Tuhan. Mereka yang sering mengabaikan firman Tuhan, lama-lama lupa bahwa fiman Tuhan itu ada dan seharusnya dijalankan.

Jika cermin adalah benda mati, firman Tuhan adalah hidup karena Firman adalah Yesus sendiri (Yohanes 1: 14). Siapa yang mengabaikan Firman pada hakikatnya mengabaikan Tuhan. Siapa yang mengakui Yesus sebagai Tuhan tetapi tidak melaksanakan firmanNya adalah orang yang tidak benar-benar beriman.

Firman jugalah yang membuat kita bisa melihat bagian hidup kita yang tidak bisa dilihat oleh mata kita sendiri atau mata orang lain. Pagi ini kita harus sadar bahwa jika kita tidak memakai cermin firman Tuhan dengan seharusnya, kita mudah jatuh dalam tipuan iblis yang membuat kita puas dengan cara hidup kita yang keliru.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Mazmur 119: 105

2 pemikiran pada “Jangan lupa bercermin setiap hari

  1. Yap, iman tanpa perbuatan jg pd hakikatnya mati…memang sih, hidup tak segampang kata2 bijak ataupun Firtu, semuanya prlu perjuangan dg bersandar pd-Nya…

    Thanks for your spiritual articles. I’m blessed.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s