Siapakah yang harus menegakkan keadilan di bumi?

“Tetapi kamu sendiri melakukan ketidakadilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu.” 1 Korintus 6: 8

Keadilan? Dimanakah adanya keadilan di dunia? Dari kecil sampai tua, banyak manusia yang mengeluh bahwa keadilan sulit ditemui baik dalam hal hukum, sosial, ekonomi maupun hal-hal lain. Memang, dari bangun tidur sampai saat membaringkan tubuh lagi, ketidakadilan selalu lebih mudah dilihat manusia.

Tidak dapat disangkal bahwa jika kita merasa bahwa dunia sudah memperlakukan kita secara tidak adil, kita ingin agar Tuhan menunjukkan keadilanNya. Tetapi apa yang sering kita alami adalah kebisuan Tuhan. Kemarahan atau kekecewaan mungkin muncul karena Tuhan agaknya tidak mau bertindak seperti yang kita harapkan. Tetapi, ayat diatas menulis bahwa ketidakadilan itu disebabkan oleh manusia yang tidak bertindak seperti yang Tuhan harapkan.

Sering dikatakan bahwa adanya keadilan manusia adalah pencerminan sifat Tuhan yang maha adil dan adanya keadilan di dunia adalah pencerminan keadilan di surga. Tetapi, dalam kenyataannya, karena mudahnya orang menemui ketidakadilan di dunia ini, mereka bisa jatuh kedalam dua kesimpulan logika yang salah: bahwa Tuhan itu ada, tetapi tidak adil; atau Tuhan dan surga itu tidak ada. Dalam hal ini, Alkitab menjelaskan bahwa Tuhan yang maha adil jelas ada, tetapi manusialah yang tidak mau hidup sesuai dengan firmanNya. Keadilan Tuhan dan ketidakadilan manusia sudah dinyatakan dalam kematian Yesus sebagai Anak Allah yang tidak berdosa di kayu salib.

Mereka yang jauh dari Tuhan seringkali tidak mengenal konsep keadilan yang benar. Mereka yang sering dan terbiasa melihat ketidakadilan lambat laun menjadi kebal atas hal itu. Hidup terus berjalan sekalipun ketidakadilan ada di sekeliling mereka. Seringkali mereka juga secara sadar atau tidak memperlakukan orang lain dengan tidak adil, dan dengan demikian membuat dunia ini semakin tidak adil.

Siang ini, firman Tuhan menunjukkan bahwa sebagai umatNya kita bertanggung jawab untuk mewujudkan keadilan Tuhan di dunia. Tuhan adalah yang pencipta surga dan dunia, dan Ia selalu setia dan ingin menegakkan keadilan di dunia.

“Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya, yang menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar.” Mazmur 146: 6-7

Tuhan tidak ingin membiarkan manusia dalam penderitaan dan karena itu Ia mau agar kita ada di pihakNya. Jika kita ingin untuk mendapat keadilan, kita juga harus dengan kasih, menegakkan keadilan di dunia bersama Tuhan.

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Matius 7: 12

Satu pemikiran pada “Siapakah yang harus menegakkan keadilan di bumi?

  1. Itulah bukti bahwa kita memang hidup d dunia yg fana yg penuh dg dosa ini, ulah manusia itu sendiri lah yg membuat ketidakadilan itu, manusia sering lp dg Tuhannya aplgi bertindak sesuai perintahNya.

    Setuju pak atas ulasan renungannya..

    Mari kita sama2 wujudkan keadilan di bumi, dimanapun kita berada, dan apapun pekerjaan kita.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s