Mengapa lebih mudah menjadi penonton?

“Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi” 1 Korintus 9: 25

Akhir Minggu kemarin, berbagai jenis pertandingan sport ditayangkan live di free dan cable TV di Australia, dari rugby, sepakbola, sampai tinju. Mereka yang kebetulan tidak memiliki atau berlangganan TV tetapi senang menonton acara sport, mungkin bisa pergi ke hotel atau tempat minum umum (pub) yang mempunyai layar TV besar untuk bisa menikmati acara itu secara gratis.

Memang menonton pertandingan olahraga itu bisa menjadi adiksi. Kalau banyak orang di Indonesia mungkin senang menonton acara TV sepakbola internasional, Aussie Rules football yang sangat berbeda dengan sepakbola, adalah sangat populer diantara penggemar sport TV di Australia. Sekalipun banyak penonton TV yang tidak dapat memainkan sport itu, mereka cukup senang dengan menjadi supporter tim mereka. Duduk di kursi empuk di depan TV menyoraki tim kesayangan sambil makan kacang, memang bisa membawa kenikmatan tersendiri.

Seperti para penonton acara sport di TV itu, banyak orang Kristen yang senang ke gereja di hari Minggu untuk bisa merasakan suasana syahdu, menyanyikan lagu-lagu rohani yang merdu dan mendengarkan firman Tuhan dan kesaksian mereka yang mengalami berbagai pengalaman hidup. Sekalipun mereka tidak benar-benar aktif dalam kegiatan gereja, menonton segala acara gereja mungkin sudah bisa membawa kepuasan bagi mereka. Mereka mungkin sudah bisa merasa bahagia karena digolongkan kedalam kelompok suporter Yesus, kaum pendukung Kristus.

Dalam sejarah gereja sebutan pendukung Yesus sebenarnya tidak pernah dipakai untuk menamakan orang Kristen. Orang Kristen adalah pengikut Yesus, followers of Jesus. Ayat diatas mengatakan bahwa orang Kristen adalah orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan selama hidup di dunia. Seperti seorang atlit, mereka menguasai dirinya dalam segala hal untuk memperoleh kemenangan, untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Mereka bukanlah sekedar penggemar atau penonton.

Sungguh menyedihkan bahwa di zaman ini, banyak orang Kristen yang merasa puas hanya sebagai penonton saja. Sekalipun mereka mungkin menjadi “seksi sibuk” yang mendukung kegiatan gereja, baik dengan uang maupun tenaga, tetapi bukan menjadi pengikut Kristus yang sejati dalam hidup mereka – karena segala sikap hidup dan tingkah laku mereka di luar gereja tidaklah menunjukkan adanya hidup baru dalam Kristus. Memang, karena untuk menjadi pengikut Kristus dibutuhkan adanya komitmen dan kesetiaan dalam menjalankan perintah Tuhan, banyak orang Kristen yang memilih untuk menjadi sekedar pendukung Kristus.

Pagi ini, firman Tuhan berkata bahwa sebagai pengikut Kristus kita adalah peserta sebuah pertandingan. Pertandingan untuk menghadapi segala tantangan kehidupan yang ada sampai akhir hidup kita, dengan satu tujuan yaitu untuk menang demi kemuliaan Tuhan. Manakah yang kita pilih, menjadi pendukung ataukah pengikut Kristus?

“Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.” 1 Korintus 9: 25 – 26.

2 pemikiran pada “Mengapa lebih mudah menjadi penonton?

  1. Penonton terkesan lbh gampang gitu ya, gak terlibat/ambil bagian. Pengikut terkesan lbh berat, mengalami dan terlibat langsung. Sekalipun lbih penuh perjuangan, tp asal sasaran yg ingin dicapai bkn kesia-siaan belaka melainkan mahkota kehidupan.

    Renungan yg memberkati Pak Andreas. Trmksh.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s