Menjadi semakin dewasa dalam iman

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.” 2 Korintus 4: 16

Di Indonesia ada beberapa panggilan untuk mereka yang sudah berumur, seperti manusia lanjut usia, golongan senior, kaum lansia atau golongan usia senja. Lansia (lanjut usia) ialah suatu fase kehidupan di mana biasanya kemampuan akal dan fisik mulai menurun.

Sebenarnya, sejak dilahirkan manusia mengalami proses penuaan. Hanya saja, proses penuaan tubuh sebelum usia 25 umumnya bisa diperbaiki, sedangkan mereka yang sudah mencapai usia 40, proses penuaan yang terjadi akan bersifat permanen.

Menjadi tua adalah suatu proses yang ditakuti banyak orang karena ada hubungannya dengan menurunnya kesehatan, kemampuan jasmani dan penampilan. Berbagai usaha yang dilakukan manusia untuk memperlambat proses penuaan, sudah dikenal sejak zaman dulu. Dan di zaman ini, kemajuan medis dan teknologi mungkin lebih bisa membuat manusia tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya, baik secara nyata maupun maya. Walaupun demikian, umur manusia Tuhanlah yang menentukan.

Jika manusia berusaha keras untuk memperbaiki penampilan jasmaninya, hal memperbaiki kemampuan rohani agaknya terlupakan. Tetapi, dari ayat yang ditulis oleh rasul Paulus diatas, kita seharusnya sadar bahwa mereka yang mengikut Kristus berbeda dengan orang lain. Walaupun keadaan lahiriah mereka semakin merosot, namun keadaan batiniah mereka makin baik, karena dibaharui dari sehari ke sehari. Selama mereka hidup, mereka menggunakan kesempatan yang ada untuk bisa menjadi semakin dewasa dalam iman.

Berapakah umur anda saat ini? Mungkin anda masih tergolong kaum muda, dan karena itu hal menjadi tua belum pernah terpikirkan. Mungkin juga anda tidak lagi dapat dikatakan muda, tetapi dalam kesibukan hidup anda merasa sehat dan penuh semangat untuk membangun karir dan rumah tangga. Atau mungkin anda sudah mencapai usia lanjut dan merasa bahwa kesehatan adalah masalah yang paling utama. Berapapun umur kita, pertanyaan yang sama harus kita jawab. Apakah secara rohani kita sudah tumbuh menjadi semakin dewasa, dan makin hari makin kuat dalam iman?

Pagi ini kita bangun dan melihat sinar matahari yang sama, dan menghirup udara yang tidak berbeda. Tetapi setiap orang memiliki keadaan jasmani dan rohani yang berbeda. Apa yang bisa kita lakukan dalam hal lahiriah kita adalah terbatas, karena setiap manusia pada akhirnya akan mengalami kemerosotan secara jasmani. Tetapi apa yang bisa kita lakukan dalam hal batiniah tidaklah ada akhirnya, karena dengan iman kita bisa terus bertumbuh hari demi hari, makin lama menjadi semakin menyerupai Kristus.

Jika kita sadar bahwa hidup jasmani kita bergantung kepada kemurahan Tuhan, kesadaran yang serupa harus ada untuk menjalani hidup kerohanian kita. Kedewasaan rohani tidak akan terjadi jika kita tidak mau mempersilakan Roh Kudus untuk bekerja dengan bebas dalam hidup kita. Dengan memusatkan hidup kita kepada Tuhan dan firmanNya, biarlah hidup kerohanian kita boleh makin dikuatkan hari demi hari oleh kuasa dan bimbingan Tuhan.

2 pemikiran pada “Menjadi semakin dewasa dalam iman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s