Apa yang kita harapkan sebagai pekerja Tuhan?

“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” 1 Korintus 15: 58

Bagi mereka yang mencari pekerjaan di zaman ini, keadaan sudah tidak seperti 50 tahun yang lalu. Sekarang, dengan adanya kemajuan pendidikan dan teknologi dimana saja, banyak orang harus bersaing ketat untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Walaupun demikian, jika ada kesempatan untuk memilih tempat bekerja, orang tetap berusaha untuk mendapatkan apa yang terbaik.

Apa yang menarik seseorang untuk melamar posisi dalam suatu perusahaan? Mereka yang berkecimpung dalam bidang tenaga buruh (human resources) mengatakan bahwa ada beberapa hal yang diharapkan oleh pelamar, antara lain:

  • Nama perusahaan
  • Penghasilan besar
  • Jam kerja fleksibel
  • Kemajuan karir
  • Lingkungan kerja yang baik
  • Atasan yang bijaksana
  • Kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif

Jika hal diatas adalah mengenai pekerjaan duniawi, mereka yang mencari hal surgawi mungkin juga merasakan keinginan yang serupa. Banyak orang yang ingin menemukan kebahagiaan rohani, melihat berbagai alternatif kerohanian yang ada dan memilih apa yang diperkirakan akan membawa kepada kepuasan rohani. Sayang, diantara orang-orang yang mencari alternatif rohani yang terbaik, kemudian jatuh kedalam pilihan yang nampaknya memberikan jalan pintas untuk memperoleh kepuasan “karir rohani”.

Bagi orang Kristen sejati, hal mengikut Yesus bukanlah suatu misteri. Yesus pernah berkata bahwa siapa yang mau bekerja untuk Dia haruslah mau dan siap berjuang untuk kemuliaan Tuhan. Jika banyak orang mendambakan adanya sarana dan lingkungan yang “super” dalam karir duniawi, kerap kali orang Kristen justru harus bisa menjalani hidup seperti Yesus dalam menjalani hidup sehari-hari. Memang, kepada mereka yang mau mengikutNya Yesus berkata:

“Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Lukas 9: 58

Lebih dari itu, hidup sebagai pekerja Kristus menurut Alkitab tidak pernah dihubungkan dengan kesuksesan dan kenikmatan duniawi. Memang, jika ada ajaran bahwa mengikut Yesus selalu akan membawa kesuksesan karir dan kenyamanan hidup, tentunya banyak orang yang ingin mengikutinya sebab itu tidaklah sukar. Tetapi, Yesus justru berkata bahwa kita harus memilih jalan yang sempit, bukan jalan yang lebar dan terlihat mudah. Bukan memilih sesuatu yang terlihat megah dan memikat, tetapi sesuatu yang benar dan abadi.

“Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.” Matius 7: 13 – 14

Pagi ini kita belajar bahwa bekerja untuk Tuhan bukanlah untuk mencapai tujuan dan kebesaran manusia. Jika kita mau bekerja untuk Tuhan, apapun yang kita kerjakan hari ini tidak perlu menghasilkan sesuatu yang terlihat hebat di mata manusia, tetapi sesuatu yang bisa memuliakan Tuhan. Dengan menjadi pekerja yang baik, persekutuan kita dengan Tuhan akan makin diperkuat hari demi hari, dan berkatNya akan makin melimpah dalam hidup kita.

“Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Kolose 3: 23

Satu pemikiran pada “Apa yang kita harapkan sebagai pekerja Tuhan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s