Engkau tidak sendirian

“Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.” 2 Korintus 4: 8 – 9

Lagu “You are not alone” yang artinya “Engkau tidak sendirian” adalah sebuah lagu pop yang dirilis Michael Jackson pada tahun 1995. Lagu itu adalah lagu patah hati seseorang yang ditinggal kekasihnya. Lagu sedih ini menjadi lagu top di banyak negara untuk waktu yang cukup lama. Kelihatannya banyak orang yang bukan saja menyukai nadanya, tetapi juga merasa bahwa liriknya benar-benar mengena dan bisa membuat para pendengarnya menitikkan air mata.

Mengapa orang sering menjadi sentimental dalam mengalami kesedihan? Mungkin karena emosi berlebihan yang menguasai hati. Perasaan sentimental memang sering muncul dengan deraian air mata, barangkali bukan hanya karena hidup ini berat, tetapi juga karena tidak ada seorangpun yang peduli. Aku sendirian dalam kesedihanku. I am alone in my sadness.

Memang, salah satu musuh terbesar manusia adalah perasaan kesepian. Allah yang menciptakan Adam tentu tahu bahwa kesepian adalah tidak baik; karena itu Ia menciptakan seorang pendamping yang sepadan yaitu Hawa (Kejadian 2: 18). Manusia membutuhkan manusia lain untuk bekerja sama dan saling menolong.

Walaupun manusia seharusnya hidup bermasyarakat untuk bekerja sama dalam hidup di dunia, kejatuhan kedalam dosa membuat hubungan antar manusia menjadi rusak. Manusia sering menguasai, menindas dan menyiksa sesamanya, baik secara jasmani maupun rohani. Selain itu, hidup pun menjadi berat karena setiap orang harus membanting tulang untuk bisa tetap hidup. Lebih parah lagi, karena dosa manusia sering tidak bisa mempunyai hubungan yang dekat dengan Tuhan penciptaNya.

Paulus menulis kepada jemaat di Korintus bahwa ia mengalami berbagai kesulitan hidup, termasuk apa yang diperbuat orang lain. Ia menulis bahwa ia dan rekan-rekannya mengalami penindasan, kekurangan dan berbagai penderitaan lainnya. Walaupun demikian, mereka tetap bertahan, survive, dalam setiap keadaan dan tidak merasa ditinggalkan. Mengapa bisa begitu? Itu tentunya karena mereka mempunyai hubungan yang baik dengan saudara-saudara seiman, dan lebih dari itu, karena mereka dekat dengan Tuhan yang menguatkan, membimbing dan melindungi. Mereka juga ingat bahwa Yesus juga pernah mengalami penderitaan yang malahan jauh lebih besar, tetapi memperoleh kemenangan pada akhirnya. Adanya kesatuan dalam tim kemenangan Tuhan membuat mereka kuat dan tidak merasa sendirian atau alone.

Pagi ini, anda mungkin merasa sendirian karena anda hidup seorang diri. Mungkin juga, anda hidup bersama keluarga, tetapi tidak mendapat dukungan yang cukup. Mungkin juga anda mempunyai teman atau pasangan hidup yang kurang bisa mengerti perasaan anda. Mungkin saja anda hidup ditengah keramaian, tetapi hanya merasakan kesunyian dan sakitnya hidup ini. Anda merasa ditinggalkan, kesepian, sendirian.

Dimanakah tim kemenangan anda? Orang-orang yang seharusnya bisa mengerti keadaan anda dan mampu menolong? Saudara-saudara seiman yang bisa menguatkan dan mendoakan? Mungkin saja mereka semuanya sudah meninggalkan anda. Sebagian mungkin malah membenci dan memusuhi anda. Tetapi, ada satu yang masih dengan setia menyertai anda. Tuhan yang membimbing rasul-rasul, Ia jugalah yang menyertai anda. You are not alone!

“Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.” Ulangan 31: 8

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s