Jangan terombang-ambing

“Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan. Efesus 4: 14

Akhir pekan ini cuaca benar- benar kurang baik untuk mereka yang mengunjungi Brisbane dan Gold Coast. Hujan dan angin keras menerpa kota-kota itu sehingga banyak orang yang memilih untuk tinggal di rumah saja. Memang daerah sepanjang pantai terkadang mengalami angin keras (gale) untuk beberapa hari dalam setahun. Yang sekarang terjadi masih belum apa-apa jika dibandingkan dengan angin keras tahun lalu, yang membuat karam beberapa perahu.

Jika adanya angin keras adalah gejala alam yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara, ayat diatas mengingatkan kita akan bahaya angin pengajaran yang ditiupkan oleh berbagai orang yang dianggap sebagai guru-guru kerohanian. Jika pada zaman rasul Paulus, kebingungan sering terjadi karena gereja masih berusia usia muda, sekarang itu gampang terjadi karena majunya komunikasi dan media. Seperti apa yang ditulis Paulus, sebagian dari pengajaran rohani yang ada hanyalah permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.

Bagaimana kita harus menghadapi keadaan yang membingungkan saat ini? Apa pedoman kita untuk tidak terombang-ambing dalam berbagai pengajaran kerohanian yang keliru? Ada beberapa pedoman, diantaranya:

  1. Ajaran yang benar selalu berdasarkan Alkitab dan mengakui bahwa Allah adalah Tritunggal dan Yesus adalah Juruselamat manusia.
  2. Ajaran yang benar tidak berubah-ubah dengan datangnya iluminasi atau ilham baru yang datang dari Tuhan, yang lain dari apa yang ada dalam Alkitab.
  3. Ajaran yang benar adalah ajaran yang menyampaikan kabar baik yaitu penebusan dosa manusia yang percaya, dan bukan menyebarkan rasa takut, kegundahan dan kekacauan diantara umat Kristen.
  4. Pengajaran rohani yang benar bukan untuk mencari kemuliaan diri sendiri atau untuk mencari keuntungan atau penghasilan.
  5. Ajaran yang baik akan mempersatukan jemaat dan bukannya memecah belah keutuhan gereja.
  6. Mereka yang mengajarkan apa yang benar tidak terpengaruh oleh pendapat atau kebiasaan masyarakat zaman sekarang. Ajaran mereka juga tidak dipengaruhi oleh suasana politik yang ada.
  7. Pengajar yang baik adalah orang-orang yang menjalankan hidup yang sesuai dengan firman Tuhan. Apa yang di mulut, sama di hati.

Pagi ini kita mungkin bisa merasakan kencangnya angin yang berusaha mengombang-ambingkan iman kita. Jika kita adalah orang Kristen yang sudah dewasa, kebijaksanaan yang Tuhan berikan kepada kita tentunya sudah cukup untuk bisa membuat kita untuk bisa berdiri teguh. Walaupun demikian, jika angin masih terasa sangat kuat, kita tetap bisa berharap pada pertolongan Tuhan.

Tuhan yang sudah memberikan bimbinganNya kepada rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, guna memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai sekarang tetap mau membimbing kita semua, untuk mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus (Efesus 4: 11 – 13).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s