Memikirkan masa depan

Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.” Roma 9: 15

Apa yang akan terjadi di dunia pada tahun 2019? Pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan kepastian, karena tidak ada yang tahu. Jangankan di dunia, apa yang terjadi pada diri kita sendiri pun tidak ada yang bisa menerka. Bagaimana dengan keuangan kita? Sekalipun kita siap untuk bekerja lebih keras dari tahun yang lalu, kita tidak bisa memastikan bahwa hasilnya akan lebih baik. Apalagi ekonomi dunia sekarang ini agaknya sedang sakit. Jika demikian, adakah gunanya kita untuk berbuat baik, bekerja keras dan berhati-hati?

Sebagian orang Kristen percaya bahwa Tuhan selalu memberikan apa yang nyaman untuk umatNya. Sebagian lagi percaya bahwa bagi mereka yang benar-benar beriman tidaklah ada kegagalan dan penderitaan. Tapi pandangan semacam itu hanya membuat Tuhan itu seperti sesuatu yang hanya memiliki satu dimensi, yang dapat diukur manusia. Lebih-lebih lagi, jika pikiran Tuhan dapat diterka manusia, Ia bukanlah Tuhan yang mahakuasa. Kalau pikiranNya mudah diterka, manusia bisa mengelak dari keputusan Tuhan dan bisa berbuat seuatu untuk mengubah keputusanNya. Hidup manusia dengan demikian mungkin bisa dijalani sebagai suatu eksperimen untuk mencari jalan agar Tuhan selalu memberi kelimpahan. Ini adalah pandangan yang jelas keliru.

“Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?” Roma 11: 34 – 35

Lebih dari itu, ayat pembukaan dari Roma 9: 15 menyatakan bahwa Tuhan berhak untuk memberkati atau membenci orang-orang tertentu, sesuai dengan kehendakNya.

Dari uraian diatas, jelas bahwa Tuhan yang mahabijaksana mengambil keputusan tanpa dipengaruhi usaha manusia. Tetapi, hal ini bisa menyebabkan timbulnya dua pertanyaan. Yang pertama, jika Tuhan agaknya berlaku semena-mena kepada mahluk ciptaanNya, dapatkah kita katakan bahwa Tuhan itu adil?

Alkitab berkata bahwa jika Tuhan itu mahakuasa, tentunya Ia bisa melakukan apa yang dihendakiNya. Berbagai contoh dalam Alkitab menunjukkan bahwa Tuhan bisa memudahkan, membuat sukar atau membiarkan hidup kita. Tetapi, kita sebagai manusia harus menerima apa saja yang diputuskanNya.

Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: “Mengapakah engkau membentuk aku demikian?” Roma 9: 20

Pertanyaan kedua, yang sehubungan dengan usaha manusia, adalah mengapa kita harus bekerja keras menurut rencana yang baik jika Tuhan pada akhirnya menentukan hasilnya. Bukankah hidup kita bergantung pada apa yang diputuskan Tuhan?

Alkitab mempunyai banyak contoh dimana mereka yang menurut firmanNya dan yang selalu mengikuti kehendakNya, memperoleh berkat yang berkelimpahan dalam hidup. Tetapi Alkitab juga menulis bagaimana mereka yang setia kepadaNya, memperoleh kekuatan dalam menghadapi berbagai penderitaan di dunia. Tuhan bisa memberkati mereka yang bekerja dengan giat dan jujur, tetapi lebih dari itu Ia bisa memberi rasa cukup dan ketenteraman kepada umatNya dalam segala keadaan.

Memang perlu kita sadari, Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa hidup kita akan selalu nyaman, tetapi Ia berjanji akan menyertai dan menguatkan kita dalam menghadapi berbagai tantangan. Lebih dari itu, Tuhan adalah mahakasih dan karena itu semua rencana dan kehendakNya adalah baik untuk mereka yang mau dipimpinNya.

Adakah kekuatiran anda dalam memasuki tahun yang baru? Mereka yang hanya mengenal kemahakuasaan dan kemahasucian Tuhan mungkin akan sering menghadapi hidup dengan kemuraman atau kekuatiran, tetapi siapa yang mengerti bahwa Tuhan juga mahaadil, mahabijaksana dan mahakasih, akan dapat menghadapi tahun yang baru dengan optimisme, kedamaian dan rasa syukur.

“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” 1 Petrus 5: 7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s