Apakah anda merasa beruntung atas hidup anda?

“Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.” Matius 13: 16

Beberapa saat yang silam ada seseorang yang bertanya kepada saya apakah saya merasa beruntung dalam hidup saya. Pertanyaan yang singkat itu tidak mudah saya jawab tanpa menyebabkan jawaban saya seolah-olah terlalu bernada “rohani”. Tetapi saya tidak juga dapat menjawab bahwa saya merasa beruntung karena bisa hidup dibawah atap dan tidak perlu mengalami kelaparan. Jawaban seperti itu bagi saya agaknya terlalu bernada  “jasmani”. Apa sih yang bisa disebut sebagai keberuntungan hidup?

Memang, jika kita rajin membaca media, kita bisa mengenali  orang-orang yang tersohor karena keberhasilan, kepandaian dan kekayaan mereka. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai profile yang hebat di internet, dan jika anda menggunakan Google tentu anda bisa membaca riwayat hidup mereka. Mereka nampaknya adalah orang-orang yang sukses dan mencapai prestasi yang terbaik. Orang-orang yang nampaknya beruntung.

Bagaimana dengan anda sendiri? Dapatkah anda membayangkan kalau riwayat hidup anda tertulis dalam wikipedia? Ataukah nama anda memang sudah cukup dikenal masyarakat? Bagaimana perasaan anda jika orang bisa membaca semua yang terjadi dalam hidup anda? Apakah anda merasa senang atau bangga atas apa yang sudah anda capai dalam hidup anda? Apakah anda merasa beruntung? Apakah yang paling membuat anda senang dan puas atas hidup anda?

Ayat diatas adalah perkataan Yesus kepada murid-muridNya tatkala mereka merasa heran mengapa Yesus menggunakan perumpamaan dalam mengajar orang banyak. Yesus menyatakan bahwa Ia menggenapi nubuat nabi Yesaya yang berbunyi: “Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap” (Matius 13: 14). Yesus lebih lanjut mengatakan bahwa hati banyak manusia sudah menebal dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup akan firman Tuhan. Karena itu, walaupun mereka ingin menjadi orang yang baik hidupnya, mereka tidak dapat mengerti apa yang paling perlu untuk dilakukan.

Bagi orang percaya, pertanyaan bagaimana manusia bisa hidup di dunia jika mereka buta dan tuli akan bimbingan Tuhan, tentu tidak sulit untuk dijawab. Tanpa dapat mendengar dan mengerti firman Tuhan, manusia tidak dapat membuahkan apa yang baik untuk kemuliaan Tuhan. Sebaliknya, mereka bisa menjadi manusia yang durhaka dalam pandangan Tuhan. Mereka mungkin menjadi orang-orang yang terkenal, tetapi mungkin tidak sadar akan keadaan mereka sendiri. Mereka adalah orang-orang yang hidupnya jauh dari Tuhan dan tidak membuahkan apa yang baik bagi Tuhan yang sudah lebih dulu mengaruniakan kasihNya kepada mereka. Mereka tidak juga membuahkan apa yang baik untuk diri mereka dan sesama.

Pagi ini, jika kita bisa melihat dan  mengerti bahwa kita membutuhkan Yesus dalam hidup ini dan mau melaksanakan firmanNya setiap hari, kita adalah orang yang beruntung. Mereka yang beruntung adalah orang-orang yang berbahagia karena bisa merasakan kedekatan dengan Tuhan dalam segala keadaan. Yesus berkata bahwa sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kita lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kita dengar, tetapi tidak mendengarnya.

Kita sudah mengenal siapa Yesus itu dan mengerti bahwa Ia turun ke dunia untuk menebus dosa kita. Karena itu kita mempunyai iman kepadaNya dan mau melaksanakan segala apa yang difirmankanNya.  Kita adalah orang-orang yang beruntung, karena hidup kita yang selalu diterangi dengan firman Tuhan seharusnya bisa membawa kemuliaan kepada Tuhan dan kebaikan bagi diri kita dan sesama manusia. Masihkah itu kurang? Ataukah kita yang kurang menghargai kasih karuniaNya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s