Manusia manakah yang tidak mengerti kebutuhan rohaninya?

“Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.” 1 Korintus 2: 14

Apa yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah adanya jasmani dan rohani dalam diri mereka. Jika makhluk lain hanya hidup dalam bentuk jasmani dan tidak mampu atau pernah memikirkan kemungkinan adanya kuasa Ilahi, kebutuhan spritual, keselamatan, kedamaian jiwa dan hal-hal kerohanian lainnya, Tuhan menciptakan manusia menurut peta dan teladanNya lengkap dengan jasmani dan rohani.

Jasmani dan rohani adalah dua unsur yang mutlak diperlukan dalam hidup manusia. Bagi mereka yang tidak mengenal Tuhan, segi rohani ini mungkin hanya dipikirkan sebagai hal kejiwaan atau psikologis semata. Bagi mereka, tubuh dan jiwa akan hilang dengan datangnya kematian. Tetapi, bagi mereka yang beriman, segi rohani ini tentunya menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan dan tetap ada sekalipun tubuh jasmani manusia sudah lenyap.

Sebagian orang Kristen percaya bahwa keadaan rohani manusia ditentukan oleh jiwa dan roh, tetapi sebagian lagi menganggap jiwa dan roh adalah satu. Terlepas dari ada-tidaknya perbedaan pengertian antar umat Kristen mengenai hubungan tubuh, jiwa dan roh, jelas bahwa orang Kristen percaya bahwa segi rohani yang menyatakan adanya hubungan antara manusia dengan Tuhan adalah sangat penting karena adanya hidup di masa depan, sesudah tubuh jasmani ini berakhir.

Bagi orang yang hanya percaya bahwa hidup mereka hanya sekali saja dan tidak percaya kepada Yesus, semua hal yang berbau rohani tidaklah dapat dimengertinya. Hidup bagi mereka adalah untuk mencapai keberhasilan secara jamani: tubuh kuat, pikiran sehat, dan hidup pun nyaman. Ini tidak mengherankan karena mereka tidak menerima pengetahuan tentang kebahagiaan rohani di bumi dan di surga.

Dalam kenyataannya, bukan hanya mereka yang tidak mengenal Tuhan yang tidak dapat mengerti pentingnya soal rohani. Banyak orang yang mengaku Kristen, lebih sering mementingkan kebutuhan jasmani mereka. Mereka mau bekerja keras untuk mencapai keberhasilan jasmani, tetapi tidak mau memikirkan kebutuhan rohani mereka. Waktu adalah uang, time is money, dan karena itu mereka tidak mau terlalu memikirkan hal rohani.

Pagi ini, firman Tuhan mengingatkan bahwa Tuhan sudah memberikan segala apa yang baik untuk hidup rohani kita. Untuk itu, pendalaman firman Tuhan dan memberi prioritas kepada pertumbuhan rohani kita bukanlah suatu kebodohan. Memang semua itu tidak membawa keuntungan jasmani, tetapi apa gunanya jika kita memperoleh segala kenikmatan duniawi tetapi jiwa kita menderita dan bahkan binasa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s